GoAsianews.com
Padang (SUMBAR) - Aktivitas penambangan emas tanpa izin (PETI) di Sumatera Barat kian mengkhawatirkan. Praktik tambang ilegal tidak lagi sekadar pelanggaran hukum, tetapi telah menjadi ancaman serius bagi lingkungan, keselamatan masyarakat, serta keberlanjutan alam di Ranah Minang.

Kerusakan hutan, pencemaran sungai, hingga meningkatnya risiko banjir bandang dan galodo menjadi dampak nyata dari aktivitas tambang ilegal tersebut. Bahkan, dalam dua pekan terakhir tercatat sembilan orang meninggal dunia akibat aktivitas PETI di sejumlah wilayah Sumbar.

Menanggapi kondisi tersebut, Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah mengajak seluruh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) untuk bergerak bersama dalam menertibkan aktivitas tambang ilegal.

Ajakan itu disampaikan Mahyeldi saat melakukan peninjauan aktivitas PETI di kawasan Kabupaten Sijunjung, Selasa (19/5/2026).

“Bukan hanya menindak tegas aktivitas ilegal, tetapi juga menyiapkan solusi nyata melalui percepatan legalisasi tambang rakyat agar masyarakat tetap bisa mencari nafkah dengan aman, sesuai aturan, dan tanpa merusak alam,” ujar Mahyeldi.

Ia menegaskan, upaya menjaga lingkungan harus menjadi perhatian bersama demi keberlangsungan generasi mendatang.

“Karena menjaga alam bukan sekadar urusan hari ini. Ini tentang menjaga Sumbar agar tetap layak diwariskan untuk generasi berikutnya,” tambahnya.

Sementara itu, Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sumbar mencatat terdapat sekitar 200 hingga 300 titik tambang ilegal yang tersebar di berbagai wilayah di Sumatera Barat.

Dari jumlah tersebut, enam daerah disebut menjadi titik rawan aktivitas PETI, yakni Kabupaten Pasaman Barat, Kabupaten Pasaman, Kabupaten Solok, Kabupaten Solok Selatan, Kabupaten Sijunjung, dan Kabupaten Dharmasraya.

Pemerintah Provinsi Sumbar bersama aparat penegak hukum kini didorong untuk tidak hanya melakukan penindakan, tetapi juga mempercepat penataan tambang rakyat melalui jalur legal agar aktivitas ekonomi masyarakat tetap berjalan tanpa mengorbankan lingkungan dan keselamatan warga. (dn)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama
SELAMAT DATANG DI SEMOGA ANDA PUAS