GoAsianews.com
Bukittinggi (SUMBAR) - Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat terus berkomitmen menjaga kemantapan infrastruktur jalan nasional. Pelaksanaan kegiatan preservasi jalan dan jembatan pada ruas BTS. Kota Bukittinggi – BTS. Provinsi Riau merupakan salahsatu kegiatan rekontruksi yang tengah dilakukan pada TA 2026 ini.
Ruas jalan nasional ini memiliki peran strategis sebagai jalur penghubung antarwilayah yang mendukung mobilitas masyarakat, distribusi logistik, serta aktivitas perekonomian antara Provinsi Sumatera Barat dan Provinsi Riau.
Oleh karena itu, kondisi jalan yang mantap dan aman menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung kelancaran arus transportasi dan meningkatkan konektivitas wilayah.
Kegiatan preservasi yang dilaksanakan mencakup berbagai jenis penanganan, antara lain rehabilitasi mayor, rehabilitasi minor, dan rekonstruksi beton pada sejumlah titik yang membutuhkan penanganan.
Rehabilitasi mayor dilakukan pada bagian jalan yang mengalami kerusakan dengan tingkat sedang hingga berat guna mengembalikan kondisi struktural jalan agar kembali optimal.
Sementara itu, rehabilitasi minor dilaksanakan sebagai penanganan preventif dan pemeliharaan rutin untuk menjaga kualitas permukaan jalan tetap baik dan nyaman dilalui pengguna jalan.
Selain itu, pekerjaan rekonstruksi beton juga dilakukan pada titik-titik tertentu guna meningkatkan kekuatan dan daya tahan perkerasan jalan, terutama pada lokasi dengan beban lalu lintas tinggi.
Penanganan ini diharapkan mampu memperpanjang usia layanan jalan sekaligus meningkatkan keselamatan dan kenyamanan bagi masyarakat pengguna jalan.
Melalui kegiatan preservasi yang dilakukan secara berkelanjutan, pemerintah berharap ruas jalan nasional BTS. Kota Bukittinggi – BTS. Provinsi Riau dapat terus berada dalam kondisi mantap sehingga mampu mendukung pertumbuhan ekonomi wilayah, memperlancar konektivitas antar daerah, serta meningkatkan efisiensi waktu tempuh perjalanan masyarakat dan distribusi barang.
Selama pelaksanaan pekerjaan berlangsung, pengguna jalan diimbau untuk tetap berhati-hati, mematuhi rambu-rambu lalu lintas, serta mengikuti arahan petugas di lapangan demi keselamatan bersama. BPJN Sumatera Barat juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin timbul akibat adanya proses pekerjaan di beberapa titik ruas jalan.
Dengan sinergi dan dukungan seluruh pihak, diharapkan pelaksanaan preservasi jalan dan jembatan ini dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat.
(deni)




Posting Komentar