Tersentuh Program IJD, Ruas Payakumbuh - Sitangkai yang Dulu Viral Karena Kerusakan kini Berkondisi Mantap - Go Asianews

Breaking


Minggu, 11 Januari 2026

Tersentuh Program IJD, Ruas Payakumbuh - Sitangkai yang Dulu Viral Karena Kerusakan kini Berkondisi Mantap


GoAsianews.com

Kab.Limopuluh Kota (SUMBAR) - Pemerintah terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat konektivitas wilayah melalui Program Impres (Instruksi Presiden) Jalan Daerah "IJD". Program ini terbukti sukses meningkatkan kualitas infrastruktur jalan di berbagai daerah, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi dan memperlancar mobilitas masyarakat.


Melalui program Inpres Jalan Daerah (IJD), sejumlah ruas jalan yang sebelumnya rusak dan sulit dilalui kini telah dibangun dan diperbaiki secara signifikan. Peningkatan kualitas jalan ini berdampak langsung pada kelancaran distribusi barang dan jasa, akses masyarakat ke pusat pendidikan dan layanan kesehatan, serta efisiensi biaya transportasi.


Kegiatan rehabilitasi ruas jalan batas Kota Payakumbuh–Sitangkai 2, yang berlokasi di Kabupaten Limapuluh Kota, Provinsi Sumatera Barat, merupakan salahsatu titik ruas yang ditangani melalui program IJD pada tahun anggaran 2025 kemaren.


Sebagaimana diketahui, sebelumnya ruas jalan provinsi ini sempat viral karena kondisi kerusakan yang sangat parah. 


Dan melalui sentuhan anggaran APBN di Kementerian PU senilai Rp.19 Miliar lebih, yang terkontrak kerja dengan PT.Statika Mitra Saudara selaku kontraktor pelaksana, saat ini ruas jalan telah berkondisi mantap.


Balai Pelaksana Jalan Nasional Sumbar, Ditjen Bina Marga Kementerian PU, melalui Kasatker PJN Wilayah I Sumbar, Andi Rusli memaparkan bahwa sekitar 3 Km ruas telah dilakukan peningkatan konstruksi.


"Telah dilakukan peningkatan konstruksi ruas jalan sekitar 3 Km pada ruas ini," terang Andi Rusli, Minggu (11/01/2026).


"Dengan lebar rata-rata menjadi 6 Meter, dari sebelumnya hanya 4,5 Meter," tambah Andi.


Didaerah penerima manfaat seperti Sumatera Barat, keberadaan jalan yang mantap telah membuka keterisolasian wilayah dan meningkatkan konektivitas antar-kecamatan maupun antar-kabupaten/kota. Kondisi ini telah merangsang tingginya mobilitas serta mempercepat pergerakan hasil pertanian, perkebunan, dan produk UMKM ke pasar, sehingga memberikan nilai tambah bagi perekonomian lokal.


Terkait hal ini, sebelumnya Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan Program Inpres Jalan Daerah yang sangat tepat sasaran. Menurutnya, pembangunan infrastruktur jalan merupakan kebutuhan mendasar masyarakat dan menjadi fondasi penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.


Terpisah, masyarakat setempat pun merasakan langsung manfaat program ini. Kondisi jalan yang mantap sangat mempengaruhi waktu tempuh yang lebih singkat, perjalanan yang lebih aman dan nyaman, serta menurunnya biaya operasional kendaraan menjadi dampak positif yang dirasakan sehari-hari.


Keberhasilan Program Inpres Jalan Daerah menjadi bukti sinergi yang baik antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam menghadirkan pembangunan yang merata dan berkelanjutan. Kedepan, program ini diharapkan terus dilanjutkan guna memperkuat konektivitas nasional dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat didaerah.

(deni) 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Selamat datang di www.goasianews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred:
-->