"Polri Peduli", Kapolda Sumbar Groundbreaking Jembatan Bailey di Kab.Agam - Go Asianews

Breaking


Minggu, 08 Februari 2026

"Polri Peduli", Kapolda Sumbar Groundbreaking Jembatan Bailey di Kab.Agam



GoAsianews.com
Kab.Agam (SUMBAR) -
Untuk memulihkan akses transportasi masyarakat yang sempat lumpuh karena dampak bencana hidrometeorologi diwilayah Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatera Barat pada akhir November 2025 lalu, Polri membangun dua jembatan bailey diwilayah tersebut.

Kapolda Sumatera Barat Irjen Pol Gatot Tri Suryanta di Lubuk Basung, Sabtu (7/02/2026) mengatakan dua jembatan bailey yang dibangun berada di Sawah Laweh Nagari Desa Salareh Aia dan Sumbarang Aia Nagari Salareh Aia Timur, Kecamatan Palembayan.

“Pembangunan jembatan ini ditargetkan selesai maksimal dalam waktu 15 hari ke depan," katanya.

Ia mengatakan pembangunan jembatan ini bertujuan untuk memulihkan dan mempermudah konektivitas masyarakat, karena jembatan sebelumnya rusak dampak banjir bandang melanda daerah itu pada 27 November 2025. Ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat yang terdampak bencana.

"Kepolisian hadir bukan hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga menunjukkan kepedulian dan perhatian dengan berada di tengah masyarakat, khususnya saat menghadapi bencana,” sebutnya.

Ia berharap dengan dibangunnya jembatan tersebut, masyarakat dapat kembali beraktivitas seperti biasa, sehingga perekonomian masyarakat kembali bergerak.

“Dengan dibangunnya Jembatan Bailey ini, diharapkan aktivitas ekonomi, pendidikan, dan pelayanan masyarakat dapat kembali normal,” harap Kapolda Sumbar, Gatot Tri Suryanta.

Sementara itu, Bupati Agam Benni Warlis menjelaskan bahwa pembangunan jembatan ini merupakan bagian dari upaya percepatan pemulihan pascabencana, yang melanda wilayah Palembayan dan sekitarnya.

"Bencana tersebut mengakibatkan kerusakan infrastruktur vital, terutama jalan dan jembatan, sehingga memutus akses antar wilayah," ungkap Benni.

Ia mengakui jembatan bailey ini bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan simbol bangkitnya harapan masyarakat.

Jembatan tersebut diharapkan menjadi penghubung kembali aktivitas warga, sehingga anak-anak dapat bersekolah dengan aman, petani dan pedagang bisa membawa hasil usahanya, serta layanan kesehatan dapat menjangkau masyarakat tanpa hambatan.

“Atas nama Pemkab Agam, kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kapolri dan jajaran, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan jembatan ini. Dibutuhkan kerja cepat, koordinasi yang solid, dan kepedulian yang tulus dalam situasi bencana agar kita bisa pulih dan bangkit kembali,” katanya.

Jembatan bailey bersifat portable atau sementara, namun memiliki manfaat yang sangat besar sebagai solusi cepat dalam masa pemulihan pascabencana.

Ia mengajak seluruh masyarakat untuk bergotong royong dalam proses pembangunan serta menjaga fasilitas tersebut setelah selesai dibangun.

“Jembatan ini adalah milik kita bersama, simbol perjuangan dan kebersamaan kita dalam melewati masa sulit,” tambahnya.
(Ant/*)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Selamat datang di www.goasianews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred:
-->