Dua Orang Dirjen di Kementerian PU Mundur Ditengah Kenaikan Anggaran - Go Asianews

Breaking


Sabtu, 28 Februari 2026

Dua Orang Dirjen di Kementerian PU Mundur Ditengah Kenaikan Anggaran

Dwi Purwantono (kanan) tidak lagi menjabat sebagai Direktur Jenderal Sumber Daya Air (SDA), dan Dewi Chomistriana (kiri) sebelumnya menjabat sebagai Direktur Jenderal Cipta Karya.


GoAsianews.com
Jakarta
- Dua orang pejabat eselon I di Kementerian Pekerjaan Umum resmi melepaskan jabatannya. Dwi Purwantono tidak lagi menjabat sebagai Direktur Jenderal Sumber Daya Air (SDA), dan Dewi Chomistriana mengakhiri tugasnya sebagai Direktur Jenderal Cipta Karya.

Terkait hal tersebut, Sekretaris Jenderal PU, Wida Nurfaida, mengatakan hingga kini belum ada pejabat definitif yang dilantik. Posisi keduanya sementara diisi Pelaksana Harian (Plh) dari Sekretaris Ditjen masing-masing.

"Saat ini masih Pelaksana Harian (Plh) oleh Sesditjen masing-masing, jadi belum ada pelantikan," kata Wida, Jumat, 20 Februari 2026.

Di tengah dinamika tersebut, anggaran PU untuk 2026 justru naik signifikan. Menteri PU Dody Hanggodo menyebut pagu anggaran ditetapkan sebesar Rp118,5 triliun, naik dari angka awal Rp70,86 triliun setelah ada tambahan Rp47,64 triliun yang disepakati bersama Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

"Kementerian Keuangan telah menetapkan pagu alokasi anggaran Kementerian Pekerjaan Umum Tahun 2026 sebesar Rp 118,50 triliun melalui Surat Menteri Keuangan tanggal 29 September 2025," kata Dody dalam Rapat Kerja di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, 4 Februari 2026 lalu.

Dari total anggaran itu, Bina Marga mendapat porsi terbesar Rp45,62 triliun untuk jalan dan jembatan. Sumber Daya Air Rp34,74 triliun untuk irigasi dan pengendalian banjir. Cipta Karya Rp12 triliun untuk SPAM dan pengelolaan limbah. Sementara Prasarana Strategis Rp24,11 triliun untuk fasilitas pendidikan, pasar, olahraga, hingga layanan kesehatan.

Ada pula revisi DIPA sebesar Rp6,85 triliun yang dialihkan ke rincian output khusus (RO khusus) guna mendukung program prioritas nasional.

Meski terjadi pergeseran anggaran, Dody memastikan target pembangunan tetap berjalan.

"Kementerian PU akan memulai kembali target awal melalui optimalisasi anggaran, jadi Insya Allah apapun yang kami komitkan di awal tidak akan berubah kembali terkait dengan infrastruktur berbasis masyarakat maupun jembatan gantung pada Bina Marga," pungkasnya. (*)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Selamat datang di www.goasianews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred:
-->