"Mixer Truck" Beralih Fungsi Sebagai Alat Pembuat Beton Cair, Bagaimana Laporan Kendali Mutu Proyek DI.Batang Hari paket II..? - Go Asianews

Breaking


Selasa, 13 Januari 2026

"Mixer Truck" Beralih Fungsi Sebagai Alat Pembuat Beton Cair, Bagaimana Laporan Kendali Mutu Proyek DI.Batang Hari paket II..?


GoAsianews.com

Kab.Dharmasraya (SUMBAR) - Dugaan terkait Mixer Truck yang beralih fungsi sebagai alat pembuat beton cair, pada kegiatan proyek pembangunan Peningkatan Jaringan Irigasi DI.Batang Hari paket II menuai sorotan. Hal ini sontak menjadi perhatian publik, karena sebagimana diketahui Mixer Truck hanya didesain khusus untuk alat pengangkut/melansir beton cair, bukan alat untuk membuat beton cair.


Berbeda halnya dengan "Self Loading Mixer Truck" yang dirancang multi fungsi, dan memiliki peralatan "takaran/weighing", yakni sebuah sistem timbangan digital, untuk mengukur proporsi bahan secara akurat sesuai resep beton yang dibutuhkan.


Dan dilapangan, awak media juga tidak menemukan mesin penunjang lainnya sebagai alat pendukung, atau Batching plant mini di lokasi proyek sebagai solusi produksi beton ready mix portable yang ringkas, efisien, dan bisa dipindahkan.


Terkait dugaan tersebut, GoAsianews telah mencoba mengkonfirmasi pihak terkait di BWSS V Padang, Minggu (11/01/2026), namun hingga artikel ini publikasikan Kasatker SNVT-PJPA WS Batang Hari, Tosweri masih slow respon.


Adapun beberapa hal yang dikonfirmasi diantaranya yakni terkait;

 - Sistem penunjukan Kontraktor Pelaksana dan Konsultan Supervisi, apakah dengan sistem e-katalog..?

 - Terkait Project Execution yang telah dilakukan oleh kontraktor pelaksana, bagaimana hasil laporan Tim Kendali Mutu pada kegiatan tersebut..?

 - Terkait jenis/penggunaan pekerasan yang dianjurkan dalam dokumen DED pada proyek jaringan Irigasi DI Batang Hari paket II, "Ready mix atau Site mix" kah..?. 

 - Dan terkait suplai material, kualitas-kuantitas beton pada jaringan irigasi dan lainnya.


Terpisah, Rahmadatul Hidayat, selaku PPK pada proyek pembangunan Peningkatan Jaringan Irigasi DI.Batang Hari paket II ini saat dikonfirmasi GoAsianews, Senin (12/01/2026), menjelaskan bahwa kegiatan tersebut belum dilakukan PHO (Provisional Hand Over /serah terima pertama).


Sebagaimana yang tertulis dalam papan informasi (plang proyek), kegiatan peningkatan pembangunan infrastruktur jaringan irigasi ini menggunakan dana APBN Tahun Anggaran 2025, yang berada dibawah kewenangan BWSS V Padang, Ditjen SDA Kementerian PU. Dengan nilai fisik terkontrak Rp.13.229.321.000,- yang di laksanakan oleh CV.Jaya Vista Groub selaku kontraktor pelaksana, dengan nomor kontrak HK.02.03/03/SNVT-PJPA-WS.BH/IRRA/V/2025, Tanggal 14 Mei 2025, dengan waktu pelaksanaan selama 210 Hari Kalender.

(deni) 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Selamat datang di www.goasianews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred:
-->