GoAsianews.com
Padang (SUMBAR) - Tersebar di beberapa titik wilayah Kabupaten / Kota di Provinsi Sumatera Barat, paket kegiatan pekerjaan Rehabilitasi dan Renovasi Prasarana Madrasah PHTC (Program Hasil Terbaik Cepat) Provinsi Sumbar II Tahun Anggaran 2025 sukses dilaksanakan oleh PT.Andica Parsaktian Abadi.
Sebagaimana diketahui, kegiatan rehabilitasi dan renovasi ini tertuang dalam kontrak kerja Nomor; 04/PJK/HK0201/Gs6/2025, yang meliputi beberapa Madrasah, yakni MAS Plus Padang Ganting, MTsN 7 Padang Pariaman, MTsS Muhammadiyah Kuraitaji, MTsN Lima Puluh Kota, MAN 3 Kota Payakumbuh. MTsN 2 Kota Payakumbuh, MTsN 2 Kota Padang dan MTsS An-Nur. Dengan anggaran terkontrak senilai Rp.20.2 miliar lebih.
Dan kesuksesan ini merupakan bahagian dari komitmen yang pernah disampaikan oleh manajemen PT.Andica Prasaktian Abadi pada GoAsianews saat masa pelaksanaan kegiatan berlangsung. "Kami siap dan komit dalam melaksanakan kegiatan pembangunan, sesuai dengan ketentuan kontrak kerja, serta standar teknis yang ditetapkan oleh Kementerian Pekerjaan Umum" tegas Project Manager perusahaan, Andryadi disaat itu. (Sabtu, 20/09/2025).
Dan pada hari ini, Sabtu (24/01/2026) dari penelusuran Tim Media dibeberapa titik lokasi terlihat komitmen tersebut telah tertunaikan.
Andryadi saat dihubungi GoAsianews, Senin (26/01/2026) memaparkan, "seluruh tahapan pekerjaan telah dilakukan secara profesional, transparan, dan mengacu pada spesifikasi teknis yang tercantum dalam dokumen kontrak," ucapnya.
Lebih lanjut Andryadi memaparkan, "Hal tersebut mencakup pemenuhan standar mutu material, metode pelaksanaan, keselamatan dan kesehatan kerja (K3), serta ketentuan lingkungan yang berlaku. Dan kepatuhan terhadap regulasi Kementerian PU merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk menghasilkan infrastruktur yang berkualitas, aman, dan berkelanjutan".
"Pengawasan internal juga dilakukan secara berkala, guna memastikan pekerjaan di lapangan berjalan sesuai rencana dan target yang telah disepakati. Dan perusahaan secara aktif berkoordinasi dengan pihak pemberi tugas dan konsultan pengawas untuk memastikan setiap pekerjaan memenuhi persyaratan administrasi dan teknis"
"Apabila ditemukan kendala di lapangan, PT Andica Prasaktian Abadi berupaya menyelesaikannya sesuai prosedur yang berlaku tanpa mengurangi mutu pekerjaan. Dengan pelaksanaan pembangunan yang mengedepankan kepatuhan terhadap kontrak dan standar Kementerian PU. Dengan komitmen ini, PT Andica Prasaktian Abadi berharap dapat memberikan kontribusi positif terhadap pembangunan infrastruktur nasional, serta meningkatkan kepercayaan para pemangku kepentingan," harap Andryadi.
Sinergi antara Kementerian PU dan Kementerian Agama
PHTC (Program Hasil Terbaik Cepat) Madrasah merupakan strategi yang diluncurkan oleh pemerintah dalam merevitalisasi dan merehabilitasi sarana dan prasarana pendidikan madrasah di seluruh Indonesia.
Program ini merupakan prioritas nasional yang melibatkan sinergi antara Kementerian Agama dan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) untuk meningkatkan mutu infrastruktur madrasah, menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman, serta memastikan proses belajar mengajar tidak terganggu.
Dan dalam pelaksanaan pembangunanya, Ditjen Prasarana Strategis (Kementerian PU) merupakan ujung tombak dalam mensukseskan Program Rehabilitasi dan Renovasi Prasarana Madrasah PHTC ini, yakni dengan melakukan perencanaan, pelaksanaan, monitoring, dan evaluasi kegiatan pembangunan agar sesuai standar kualitas, ketepatan waktu, dan fungsi yang diharapkan untuk meningkatkan fasilitas pendidikan madrasah secara merata dan berkelanjutan.
Tujuan Program PHTC Madrasah diantaranya:
- Revitalisasi Madrasah:
Program ini berfokus pada peningkatan mutu fasilitas dan infrastruktur madrasah, baik negeri maupun swasta.
- Percepatan Renovasi:
PHTC bertujuan mempercepat proses rehabilitasi, renovasi, dan rekonstruksi bangunan madrasah.
- Standar Mutu Infrastruktur:
Memastikan madrasah mencapai standar mutu infrastruktur yang lebih baik.
- Lingkungan Belajar yang Mendukung:
Menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan inklusif bagi siswa.
(deni)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar