OPS Keselamatan Singgalang 2026 Berakhir, Kombes Pol H.M.Reza Chairul : Pertahankan Budaya Disiplin Berlalulintas - Go Asianews

Breaking


Selasa, 17 Februari 2026

OPS Keselamatan Singgalang 2026 Berakhir, Kombes Pol H.M.Reza Chairul : Pertahankan Budaya Disiplin Berlalulintas



GoAsianews.com
Padang (SUMBAR) -
Pelaksanaan Operasi Keselamatan Singgalang 2026 yang digelar Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumatera Barat (Sumbar) resmi berakhir pada 15 Februari 2026.

Operasi yang berlangsung selama 14 hari, sejak 2 hingga 15 Februari 2026 itu berjalan aman, tertib, dan kondusif dengan mengedepankan pendekatan edukatif serta penegakan hukum yang humanis.

Kegiatan ini dipimpin langsung Direktur Lalu Lintas Polda Sumbar, Kombes Pol H. M. Reza Chairul Akbar Sidiq, S.H., S.I.K., M.H., didampingi Wakil Direktur Lalu Lintas AKBP Yudho Huntoro, S.I.K., M.I.K.

Keduanya menegaskan bahwa operasi keselamatan lalu lintas bukan semata soal penindakan, melainkan upaya membangun kesadaran kolektif masyarakat dalam berkendara.

“Operasi ini bukan hanya penegakan hukum, tetapi juga edukasi. Keselamatan di jalan raya adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya tugas kepolisian,” ujar Kombes Pol Reza, Senin (16/2/2026).

Selama pelaksanaan operasi, personel Ditlantas Polda Sumbar bersama Satlantas Polres jajaran se-Sumatera Barat mengedepankan langkah preemtif dan preventif melalui sosialisasi langsung, kampanye keselamatan berkendara, hingga pembinaan kepada pengguna jalan.

Edukasi diberikan kepada pengendara roda dua, roda empat, pengemudi angkutan umum, pelajar, hingga komunitas otomotif.

Meski mengutamakan pendekatan persuasif, petugas tetap melakukan penindakan terhadap pelanggaran kasat mata yang berpotensi menyebabkan kecelakaan lalu lintas, seperti tidak menggunakan helm standar, melawan arus, tidak mengenakan sabuk pengaman, serta kelengkapan surat kendaraan bermotor. Penindakan dilakukan secara tegas namun tetap mengedepankan sikap humanis.

Partisipasi masyarakat dalam operasi ini dinilai cukup positif. Ditlantas Polda Sumbar mencatat adanya peningkatan kepatuhan pengendara terhadap aturan lalu lintas, terutama penggunaan helm SNI, sabuk pengaman, dan kelengkapan dokumen kendaraan.

Kesadaran ini menjadi indikator penting dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas dan fatalitas korban di wilayah hukum Polda Sumbar.

Dalam pelaksanaannya, kepolisian juga menggandeng berbagai elemen masyarakat, termasuk pelajar, mahasiswa, komunitas motor, hingga organisasi kemasyarakatan untuk bersama-sama menyuarakan pentingnya keselamatan berkendara. Sinergi ini dinilai menjadi kunci keberhasilan Operasi Keselamatan Singgalang 2026.

“Keamanan dan keselamatan berlalu lintas harus menjadi budaya, bukan karena takut ditilang, tetapi karena kesadaran untuk melindungi diri sendiri dan orang lain,” tegas Kombes Pol Reza.

Meski operasi telah resmi ditutup, Ditlantas Polda Sumbar memastikan penegakan hukum lalu lintas tetap berjalan secara rutin.

"Edukasi dan pembinaan kepada masyarakat juga akan terus dilakukan sebagai bagian dari komitmen jangka panjang menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas). Berakhirnya Operasi Keselamatan Singgalang 2026 diharapkan menjadi momentum memperkuat budaya disiplin berlalu lintas di Sumatera Barat", harap Kombes Pol Reza.

Dengan kolaborasi antara aparat kepolisian dan masyarakat, terciptanya lingkungan jalan raya yang aman dan nyaman bukan lagi sekadar target operasi, melainkan kebutuhan bersama. (*)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Selamat datang di www.goasianews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred:
-->