GoAsianews.com
Padang (SUMBAR) — Kawasan Batang Arau menjadi salah satu pusat perhatian masyarakat dalam rangkaian perayaan Hari Jadi Kota (HJK) Padang ke-357 tahun 2026. Karena selama 5 hari perhelatan berlangsung (6 s/d 10 Agustus), beragam agenda besar dipusatkan di kawasan tersebut, seperti Padang Gastronomy Market, peresmian Jembatan Hildesheim, Talks on Taste, Lomba Selaju Sampan, Padang Harmoni Festival dan berbagai kegiatan lainnya.
Perayaan HJK Padang ke 357 telah usai, namun di balik suksesnya sejumlah agenda tersebut, terdapat nama yang mungkin belum banyak diketahui publik. Salah satunya adalah Erianto, aparatur sipil negara (ASN) yang berperan dalam memastikan kesiapan alur Sungai Batang Arau untuk pelaksanaan Lomba Selaju Sampan.
Lantas, siapa Erianto?
Berdasarkan informasi yang dihimpun GoAsianews.com, Erianto merupakan ASN yang saat ini mengabdi di Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera V Padang, Direktorat Jenderal Sumber Daya Air (Ditjen SDA) Kementerian Pekerjaan Umum (PU).
Erianto dipercaya menjalankan tugas sebagai PPK Sungai dan Pantai SDA II pada Satuan Kerja Operasi dan Pemeliharaan (Satker OP). Dalam kapasitas tersebut, ia terlibat dalam tindak lanjut permohonan Pemerintah Kota Padang terkait pengerukan sedimen di aliran Sungai Batang Arau.
Permohonan tersebut berkaitan dengan persiapan pelaksanaan Lomba Selaju Sampan yang dipusatkan di aliran Batang Arau pada 7 hingga 9 Agustus 2026.
Menindaklanjuti permintaan tersebut, BWS Sumatera V Padang melakukan koordinasi dengan sejumlah instansi terkait di lingkungan Pemerintah Kota Padang. Pembersihan alur sungai kemudian dilakukan, termasuk penanganan sedimen, sampah hingga bangkai kapal yang berada di sekitar lokasi perlombaan.
Langkah tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan alur sungai siap digunakan sebagai arena perlombaan.
BWS Sumatera V Padang pun mendapat apresiasi dari Pemerintah Kota Padang atas dukungan dan kerja yang dilakukan. Pembersihan alur sungai membuat kawasan Batang Arau kembali fungsional dan dapat digunakan sebagai lokasi penyelenggaraan Lomba Selaju Sampan.
Tak hanya pemerintah, manfaat pekerjaan tersebut juga dirasakan masyarakat, khususnya nelayan yang selama ini beraktivitas di kawasan Batang Arau.
Tumpukan material sedimen yang sebelumnya dikeluhkan karena menghambat pergerakan perahu, terutama ketika kondisi air surut, berhasil dikurangi. Kondisi alur sungai yang lebih bersih dan terbuka turut memberikan ruang gerak yang lebih baik bagi aktivitas masyarakat nelayan di kawasan tersebut.
Tantangan tidak berhenti sampai di sana.
Banjir yang terjadi pada Senin, 3 Agustus 2026, kembali membawa material sedimen dan sampah ke sejumlah bagian alur sungai. Kondisi tersebut menjadi tantangan tambahan bagi tim di lapangan karena pelaksanaan event semakin dekat.
Namun, melalui koordinasi dan kerja sama tim, berbagai persoalan tersebut dapat ditangani. Persiapan arena terus dilakukan hingga akhirnya Lomba Selaju Sampan dalam rangkaian HJK Padang ke-357 pada 7–9 Agustus 2026 dapat berlangsung dengan sukses.
Di balik kemeriahan event yang disaksikan masyarakat, ada kerja teknis yang tidak selalu terlihat dari permukaan. Erianto bersama jajaran BWS Sumatera V Padang menjadi bagian dari proses tersebut, dalam memastikan salah satu ruang publik dan jalur air utama di kawasan Batang Arau siap mendukung perhelatan HJK Padang.
Peran tersebut menjadi gambaran bahwa keberhasilan sebuah event besar bukan hanya ditentukan oleh kemeriahan panggung dan banyaknya pengunjung, tetapi juga oleh kesiapan infrastruktur serta kerja banyak pihak di belakang layar.
(deni)
![]() |
| Pihak Pemko Padang, tim BWSS V Padang dan stakeholder saat melakukan koordinasi jelang HJK Padang 357. |




Posting Komentar