Terlihat tumpukan sampah pada daerah milik jembatan.


GoAsianews.com
Padang (SUMBAR) —
Keberadaan sampah yang menumpuk dibahagian daerah milik jembatan seperti pada bentangan, sekitar sungai, pilar maupun kolong jembatan ternyata tidak hanya mengganggu kebersihan dan keindahan lingkungan. Jika dibiarkan, kondisi tersebut juga berpotensi memengaruhi fungsi, keamanan, bahkan usia layanan jembatan.

Terkait maraknya kondisi tersebut, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 2.4 Satuan Kerja (Satker) Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah II BPJN Sumatera Barat, Gina Lamria Indriati Tampubolon, S.T., mengingatkan masyarakat agar tidak menjadikan jembatan maupun bagian-bagian di sekitarnya sebagai tempat pembuangan sampah.

“Jembatan bukanlah bagian dari tempat pembuangan sampah,” tegas Gina. Selasa (11/8/2026).

Menurutnya, menjaga kebersihan di sekitar jembatan merupakan bagian dari upaya bersama dalam menjaga keberlangsungan dan keandalan infrastruktur yang telah dibangun pemerintah.

Dan dalam momentum semangat bulan kemerdekaan Republik Indonesia ke 81 Tahun ini, Gina mengajak seluruh masyarakat untuk memaknai kemerdekaan dengan turut menjaga lingkungan, serta merawat berbagai fasilitas publik yang keberadaan dan manfaatnya untuk keperluan bersama.

Secara teknis, sampah yang menumpuk di sekitar aliran sungai atau pilar jembatan dapat menimbulkan sejumlah persoalan. Tumpukan sampah yang menghambat aliran air berpotensi meningkatkan tekanan terhadap struktur bawah jembatan.

Selain itu, sampah yang tersangkut pada pilar atau kolong jembatan dapat mengubah pola aliran air. Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan gerusan atau scouring pada tanah dan material di sekitar fondasi pilar.

Jika gerusan berlangsung secara terus-menerus dan tidak ditangani, kondisi tersebut dapat mengurangi kestabilan fondasi jembatan dan pada akhirnya memengaruhi keamanan serta fungsi struktur.

Tidak hanya persoalan aliran air, sampah yang menumpuk juga dapat mempercepat kerusakan pada material sebagai bahagian dari struktur jembatan. Sampah organik tertentu yang mengalami pembusukan akan menghasilkan zat yang berpotensi mempercepat korosi pada komponen berbahan baja maupun pelapukan pada material tertentu", paparnya.


Berikut sejumlah dampak sampah yang perlu menjadi perhatian masyarakat, antara lain:

1. Penyumbatan aliran air
Sampah yang tersangkut pada pilar atau kolong jembatan dapat menghambat laju aliran air. Hambatan tersebut dapat meningkatkan tekanan air terhadap struktur bawah jembatan.

2. Gerusan air (scouring)
Aliran air yang terhambat atau berubah arah akibat tumpukan sampah dapat meningkatkan potensi gerusan pada tanah atau material di sekitar fondasi pilar. Dalam kondisi tertentu, gerusan yang berkelanjutan dapat mengurangi kestabilan fondasi.

3. Korosi dan kerusakan material
Sampah organik yang membusuk maupun material tertentu yang mengandung unsur kimia dapat menciptakan lingkungan yang mempercepat proses korosi pada komponen baja dan berpotensi mempercepat kerusakan material konstruksi.

4. Beban tambahan
Tumpukan sampah dalam jumlah besar yang tersangkut pada bagian jembatan dapat menimbulkan beban tambahan terhadap struktur. Kondisi tersebut tentunya bukan bagian dari beban yang diperhitungkan dalam fungsi normal jembatan.


Dan terkait dampak tersebut, Gina menekankan, menjaga jembatan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah maupun pengelola jalan. Masyarakat juga memiliki peran penting dengan tidak membuang sampah ke sungai maupun di sekitar infrastruktur jembatan.

“Menjaga kebersihan sungai dan lingkungan sekitar jembatan merupakan bentuk kepedulian kita terhadap keselamatan, keberlangsungan dan usia infrastruktur yang digunakan bersama,” ujarnya.

Karena itu, momentum bulan kemerdekaan diharapkan tidak hanya menjadi perayaan seremonial, tetapi juga menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan dan fasilitas publik.

Jembatan dibangun untuk menghubungkan dan memperlancar mobilitas masyarakat, bukan menjadi tempat menumpuknya sampah. Menjaga kebersihannya berarti ikut menjaga fungsi dan keberlanjutan infrastruktur untuk generasi mendatang", pesan Gina. 
(deni) 

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama

Kunjungi Kami Juga Di


SELAMAT DATANG DI SEMOGA ANDA PUAS