GoAsianews.com
Kab.Solok (SUMBAR)—
Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat terus mempercepat penanganan pascagalodo di kawasan Arosuka, Kabupaten Solok, Sumatera Barat. Pembersihan material lumpur, kayu dan bebatuan yang terbawa galodo terus dilakukan untuk memulihkan kondisi jalan, kantor Pemda Kabupaten Solok dan drainase di terdampak.

Penanganan dilakukan bersama instansi serta pihak terkait dengan menyasar sejumlah titik yang terdampak material banjir bandang. Selain pembersihan badan dan bahu jalan, BPJN Sumbar juga melakukan penanganan sistem drainase melalui penambahan material kelas A untuk kebutuhan timbunan box culvert drainase.

Pihak BPJN Sumbar dilapangan menjelaskan, "berdasarkan progres penanganan hingga 5 Oktober 2026, pembersihan bahu jalan sepanjang sekitar 150 meter telah mencapai 75 persen.

Sementara itu, pekerjaan penambahan material kelas A untuk timbunan box culvert drainase telah mencapai 80 persen.

Penanganan juga difokuskan pada drainase yang dipenuhi lumpur dan pasir akibat proses pencucian material dari kawasan Gedung Pemerintah Daerah. Pembersihan lumpur dan pasir yang masuk ke dalam drainase tersebut kini telah mencapai 85 persen" ungkapnya.

Tak hanya mengandalkan pembersihan secara manual, BPJN Sumbar juga melakukan penyiraman badan jalan menggunakan water tanker untuk membersihkan sisa lumpur dan material yang masih menempel di permukaan jalan.

Pantauan di lapangan pada Senin (5/10/2026), BPJN Sumbar mengerahkan sejumlah peralatan untuk mendukung percepatan penanganan. Peralatan tersebut terdiri dari 1 unit excavator, 1 unit wheel loader, 1 unit backhoe loader, 1 unit water tanker, serta 2 unit dump truck.

Pengerahan alat berat tersebut menjadi bagian dari upaya mempercepat pemulihan infrastruktur jalan dan drainase setelah kawasan Arosuka diterjang galodo.

Dengan progres pekerjaan yang terus meningkat, BPJN Sumbar bersama instansi terkait berupaya memastikan material sisa bencana segera dibersihkan dan fungsi infrastruktur kembali normal.

Penanganan di lapangan masih terus dilakukan secara bertahap dengan memprioritaskan titik-titik yang membutuhkan penanganan segera, terutama pada badan jalan, bahu jalan dan jaringan drainase yang terdampak material galodo. (dn) 

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama

Kunjungi Kami Juga Di


SELAMAT DATANG DI SEMOGA ANDA PUAS