GoAsianews.com
Padang (SUMBAR)
– Tingginya intensitas curah hujan yang melanda Kota Padang dan sekitarnya sejak siang hingga sore ini, Sabtu (10/10/2026), menyebabkan derasnya aliran sungai di kawasan hulu Sungai Guo Kuranji. Kondisi tersebut berdampak terhadap operasional pengolahan air bersih Perumda Air Minum Kota Padang.

Luapan Sungai Guo Kuranji yang terus membesar mengakibatkan saluran intake Guo tersumbat sehingga proses pengolahan air di Instalasi Pengolahan Air (IPA) Guo mengalami gangguan. Akibatnya, distribusi air bersih kepada pelanggan di sejumlah wilayah Kota Padang turut terdampak.

Sekretaris Perusahaan (Sekper) Perumda Air Minum Kota Padang, Adhie Zein, menjelaskan bahwa gangguan tersebut dipicu oleh kondisi aliran sungai yang meningkat akibat hujan dengan intensitas tinggi.

“Karena meluapnya Sungai Guo Kuranji, saluran intake Guo kami tersumbat sehingga pengolahan air di IPA Guo terganggu,” terang Adhie Zein, Sabtu (10/10/2026).

"Hingga sore ini arus sungai makin membesar" paparnya. 

Adhie juga menyampaikan, terdapat sejumlah kawasan pelanggan yang mengalami gangguan pendistribusian air bersih akibat kondisi tersebut. Wilayah terdampak meliputi Area Belimbing dan Area IBP Taruko.

Untuk Area Belimbing, wilayah yang terdampak mencakup Kampung Tangah, Kompleks Taman Harmonis, Kompleks Belimbing dan sekitarnya, Kompleks Wahana I, Kompleks Mega Mulia, Karya Rei, serta Perumahan Muslim Sang Surya.

Sementara itu, pada Area IBP Taruko, gangguan distribusi air dirasakan di kawasan Tarok Indah 1 dan 2, Perumahan Polda, Wisma Indah VI, Kompleks Bumi Kordang Damai, Taruko 1 dan 2, Kompleks Griya Plam, Kompleks Citra Almara, Kompleks Buana Indah III, serta Jalan Parkit Kalumbuk.

Pihak Perumda Air Minum Kota Padang saat ini terus melakukan upaya penanganan agar gangguan pada saluran intake dapat segera diatasi dan proses pengolahan air kembali berjalan normal.

“Kami sedang berupaya semaksimal mungkin agar pasokan air segera pulih. Terima kasih atas pengertiannya,” ucap Adhie.

Perumda Air Minum Kota Padang mengharapkan pengertian pelanggan yang terdampak selama proses penanganan berlangsung. Pelanggan diimbau untuk menggunakan air yang masih tersedia secara bijak hingga pasokan air bersih kembali normal.

Gangguan ini kembali menjadi perhatian terhadap pentingnya kesiapsiagaan infrastruktur air bersih dalam menghadapi kondisi cuaca ekstrem, terutama ketika hujan berintensitas tinggi memicu peningkatan debit sungai dan berpotensi mengganggu sistem pengambilan air baku.
(deni) 

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama

Kunjungi Kami Juga Di


SELAMAT DATANG DI SEMOGA ANDA PUAS