GoAsianews.com
Kab.Pessel (SUMBAR) - Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum melalui Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat terus melaksanakan pemeliharaan rutin pada ruas-ruas jalan nasional sebagai upaya menjaga kondisi jalan tetap mantap, aman, dan nyaman bagi masyarakat.
Penelusuran GoAsianews.com dilapangan kali ini terfokus pada wilayah kerja Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional (Satker PJN) II Sumatera Barat, tepatnya di wilayah kerja Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 2.4 yang dipimpin Gina Lamria Indriati Tampubolon.
Di lapangan, tim swakelola PPK 2.4 terlihat aktif melaksanakan berbagai pekerjaan pemeliharaan rutin pada ruas jalan nasional yang berada di kawasan perbatasan Provinsi Sumatera Barat tersebut.
Terlihat kegiatan yang dilakukan antara lain yakni pengendalian tanaman liar pada bahu jalan, baik di bahu jalan dengan perkerasan beton (rigid pavement) maupun bahu jalan beraspal. Kegiatan tersebut bertujuan menjaga jarak pandang pengguna jalan, meningkatkan keselamatan lalu lintas, serta mempertahankan fungsi bahu jalan.
Selain itu, sebagai langkah antisipasi menghadapi tingginya curah hujan, tim swakelola juga terlihat melaksanakan pembersihan saluran drainase di sepanjang ruas jalan yang menjadi tanggung jawab PPK 2.4.
"Pembersihan saluran dilakukan agar aliran air tetap lancar sehingga dapat meminimalkan genangan air dan potensi kerusakan badan jalan", ucap Gina yang dikonfirmasi, Senin (13/7/2026).
Lebih lanjut Gina Lamria Indriati Tampubolon menjelaskan, "adapun ruas yang menjadi cakupan pemeliharaan rutin PPK 2.4 meliputi Kambang–Indrapura–Tapan–Batas Provinsi Jambi serta Tapan–Batas Provinsi Bengkulu, dan saat ini pelaksanaan kegiatan tengah berjalan" paparnya.
"Ruas ini merupakan jalur strategis yang menghubungkan Sumatera Barat dengan dua provinsi tetangga, sehingga kondisi kemantapan jalannya menjadi salah satu prioritas", tegas Gina.
Melalui kegiatan pemeliharaan rutin secara swakelola tersebut, BPJN Sumbar berharap kondisi jalan nasional tetap terjaga dengan baik, mendukung kelancaran arus transportasi, meningkatkan keselamatan pengguna jalan, serta memperpanjang umur layanan infrastruktur jalan nasional di wilayah selatan Sumatera Barat tersebut. (deni)





Posting Komentar