GoAsianews.com
Padang (SUMBAR) – Pembangunan Gedung Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumatera Barat resmi dimulai, Rabu (3/6/2026). Proyek senilai Rp36,75 miliar yang didanai melalui APBN 2026 tersebut ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Kapolda Sumbar, Irjen Pol. Gatot Tri Suryanta, di Jalan Nipah Nomor 45, Padang.
Pembangunan gedung baru ini dilakukan untuk menggantikan fasilitas lama yang telah digunakan sejak tahun 1958 dan dinilai tidak lagi memadai dalam mendukung pelayanan kepada masyarakat. Kehadiran gedung baru diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik yang lebih aman, nyaman, dan modern.
Kapolda Sumbar Irjen Pol. Gatot Tri Suryanta menegaskan bahwa pembangunan gedung tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur semata, tetapi juga harus memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Tujuan utama pembangunan ini adalah memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat. Kenyamanan masyarakat harus menjadi prioritas, mulai dari area parkir hingga proses pelayanan di dalam gedung,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolda juga menekankan pentingnya pengawasan selama proses pembangunan berlangsung. Ia meminta Inspektorat dan Karolog untuk menjalankan fungsi pengawasan secara maksimal agar seluruh pekerjaan dapat terlaksana sesuai spesifikasi teknis dan ketentuan yang telah ditetapkan.
Pembangunan gedung yang dikerjakan oleh PT NHK ini mengusung desain bernuansa Minangkabau. Konsep arsitekturnya diperkaya dengan ornamen khas daerah serta inspirasi bentuk Jam Gadang pada bagian puncak bangunan, sehingga mencerminkan identitas budaya Sumatera Barat.
Prosesi peletakan batu pertama turut dihadiri Wakapolda Sumbar Brigjen Pol. Solihin, para pejabat utama Polda Sumbar, Kabinda, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Barat, serta sejumlah tamu undangan lainnya.
Dengan dimulainya pembangunan gedung baru tersebut, Polda Sumbar berharap pelayanan administrasi dan lalu lintas kepada masyarakat dapat semakin optimal seiring hadirnya fasilitas yang lebih representatif dan modern. (deni)



Posting Komentar