GoAsianews.com
WAMENA – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda sejumlah kawasan di Papua. Kobaran api yang menjalar di kawasan perbukitan membuat warga setempat berjibaku melakukan pemadaman secara mandiri demi mencegah api merembet ke permukiman penduduk.
Rekaman video amatir yang dibagikan melalui akun Threads @puturmdn memperlihatkan perjuangan warga yang berupaya menahan laju kobaran api menggunakan peralatan seadanya. Di tengah kepulan asap tebal dan situasi yang mencekam, warga bahu-membahu memadamkan api agar tidak semakin mendekati kawasan perkampungan.
Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi di kawasan Lembah Baliem, Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, Jumat (30/10/2026).
Kondisi medan perbukitan yang terjal, ditambah embusan angin kencang dan vegetasi semak belukar yang mulai mengering, membuat upaya pemadaman semakin sulit. Api dengan cepat menjalar dan melahap lereng perbukitan, sehingga menimbulkan kekhawatiran warga terhadap keselamatan lingkungan dan permukiman mereka.
Tidak hanya di kawasan Lembah Baliem, kebakaran serupa juga dilaporkan terjadi di sepanjang jalur Trans Papua, tepatnya di Distrik Muting, Kabupaten Merauke, Papua Selatan.
Melalui unggahan yang sama, pemilik akun mengabarkan kobaran api di wilayah tersebut terus meluas hingga mendekati pekarangan dan rumah-rumah penduduk di Desa Kumaaf.
Situasi ini membuat warga diliputi kecemasan. Mereka berupaya melakukan pencegahan agar api tidak sampai menjangkau rumah dan fasilitas milik masyarakat.
Kejadian tersebut menjadi perhatian terhadap ancaman kebakaran hutan dan lahan di wilayah Papua, terutama ketika kondisi cuaca kering dan angin kencang dapat mempercepat penyebaran api.
Diperlukan penanganan cepat dari instansi terkait, termasuk petugas pemadam kebakaran, BPBD, TNI-Polri, serta dukungan masyarakat untuk mengendalikan kobaran api dan mengantisipasi meluasnya titik kebakaran.
Hingga informasi ini disusun, belum terdapat keterangan resmi mengenai luas lahan yang terbakar, penyebab kebakaran, jumlah titik api, maupun kemungkinan adanya korban jiwa dan kerugian akibat peristiwa tersebut. (rd)



Posting Komentar