GoAsianews.com
Padang (SUMBAR)
– Penumpukan sedimen pada Daerah Aliran Sungai (DAS) di Banjir Kanal Parak Kopi, Kecamatan Padang Utara, Kota Padang, kini terlihat semakin tebal. Kondisi tersebut menjadi perhatian karena berpotensi mengurangi kapasitas aliran sungai dan meningkatkan risiko banjir, terutama saat curah hujan tinggi.

Penumpukan sedimentasi tersebut diketahui semakin signifikan setelah peristiwa banjir bandang yang melanda sejumlah wilayah di Kota Padang pada 2025 lalu. Material berupa pasir, lumpur, batu, dan sisa-sisa material yang terbawa arus banjir mengendap di dasar sungai sehingga menyebabkan pendangkalan.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, Balai Wilayah Sungai Sumatera V (BWSS V) Padang saat ini tengah melaksanakan kegiatan revitalisasi aliran sungai melalui pengerukan sedimen di kawasan Banjir Kanal Parak Kopi.

Kegiatan pengerukan dilakukan sebagai bagian dari upaya normalisasi sungai agar fungsi aliran dapat kembali optimal. Dengan berkurangnya endapan sedimen di dasar sungai, kapasitas tampung air diharapkan meningkat sehingga aliran dapat mengalir lebih lancar menuju hilir.

Selain itu, pengerukan sedimentasi juga bertujuan menjaga kapasitas sungai agar tidak mengalami pendangkalan yang semakin parah. Langkah ini menjadi salah satu bentuk mitigasi untuk mengurangi potensi banjir yang dapat mengancam kawasan permukiman di sekitar bantaran sungai.

Melalui normalisasi tersebut, diharapkan kapasitas sungai kembali bertambah, aliran air tetap lancar ketika hujan deras mengguyur, serta risiko air meluap ke kawasan permukiman warga dapat ditekan. Upaya ini juga diharapkan mampu menjaga fungsi sungai sebagai infrastruktur pengendali banjir di wilayah Kota Padang.

Masyarakat pun berharap kegiatan pengerukan dapat dilakukan secara berkelanjutan pada titik-titik sungai yang mengalami sedimentasi tinggi, sehingga sistem pengendalian banjir di Kota Padang dapat berfungsi lebih efektif, khususnya saat memasuki musim penghujan," sebut Erwandi, salah seorang masyarakat pemanfaat sumber daya sungai, Kamis (30/7/2026). (deni)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama

Kunjungi Kami Juga Di


SELAMAT DATANG DI SEMOGA ANDA PUAS