Selain pembangunan rigid beton sepanjang kurang lebih 1 Km, BPJN Sumbar melalui PPK 2.1 PJN Wilayah II juga melaksanakan pekerjaan rehabilitasi minor dengan total panjang penanganan mencapai 3.197 Meter.


GoAsianews.com 
Kab.Solok (SUMBAR)
– Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat terus menjaga fungsional dan kualitas infrastruktur jalan di wilayah Sumbar. Salahsatunya melalui kegiatan Preservasi Ruas Jalan Padang–Solok–Sawahlunto yang tengah dilaksanakan saat ini. 

Peningkatan konstruksi jalan dari perkerasan lentur (aspal) menjadi perkerasan kaku (rigid beton), sepanjang kurang-lebih 1 kilometer di wilayah Kabupaten Solok merupakan salahsatu item pekerjaan utama yang dilaksanakan dalam paket kontrak Preservasi ini.

Peningkatan konstruksi tersebut dilakukan berdasarkan kajian teknis yang matang dengan mempertimbangkan tingginya volume dan beban kendaraan yang melintas, serta kondisi struktur tanah pada ruas jalan tersebut. Penggunaan rigid beton diharapkan mampu memberikan daya tahan yang lebih baik sehingga umur layanan jalan menjadi lebih panjang.

Pada tahun 2026, pekerjaan rigid beton dipusatkan di wilayah Nagari Talang, tepatnya mulai dari SMP Negeri 1 Talang hingga Rumah Makan Sawah Ujuang.

Kasatker PJN Wilayah II BPJN Sumbar, Masudi kembali menghimbau agar selama proses pelaksanaan konstruksi masyarakat dan seluruh pengguna jalan agar selalu memperhatikan rambu-rambu lalu lintas yang ada.

"Masyarakat dan seluruh pengguna jalan diharap selalu memperhatikan rambu-rambu lalu lintas yang telah dipasang, serta mematuhi arahan petugas di lapangan", ucap Masudi, Selasa (21/7/2026).

"Hal ini dikarenakan pengaturan arus lalu lintas diberlakukan dengan sistem buka-tutup guna menjamin keselamatan pengguna jalan maupun para pekerja".

"Namun pada ruas tersebut juga ada dua jalur alternatif dari Padang menuju Kota Solok atau sebaliknya, yakni ruas Jawi-jawi Guguak dan ruas Sari Manggis", ulas Masudi.

Rehabilitasi Minor
Selain pembangunan rigid beton, BPJN Sumbar melalui PPK 2.1 PJN Wilayah II juga melaksanakan pekerjaan rehabilitasi minor dengan total panjang penanganan mencapai 3.197 meter, yang tersebar pada tujuh titik di sepanjang ruas Jalan Nasional Padang–Solok–Sawahlunto.

Adapun ruang lingkup pekerjaan rehabilitasi minor tersebut meliputi pelapisan ulang Laston Lapis Aus (AC-WC), pembangunan bahu jalan beton mutu 15 MPa pada sisi kiri dan kanan jalan, perbaikan lapis pondasi agregat Kelas A, serta perbaikan campuran aspal panas pada sejumlah titik yang mengalami kerusakan.

Kegiatan preservasi jalan ini bertujuan mempertahankan kondisi jalan nasional agar tetap mantap, meningkatkan keselamatan berlalu lintas, serta mendukung kelancaran mobilitas masyarakat dan distribusi logistik yang menjadi urat nadi perekonomian di Sumatera Barat.

Dalam pelaksanaannya, BPJN Sumatera Barat berkoordinasi dengan mitra kerja yang telah terikat kontrak, yakni PT Tri Jaya Putra sebagai kontraktor pelaksana serta PT Dwikarsa Envacotama KSO PT Cipta Strada KSO PT Laras Sembada sebagai konsultan supervisi.

Melalui sinergi tersebut, BPJN Sumatera Barat menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan infrastruktur jalan nasional yang andal, aman, dan berkelanjutan guna memperkuat konektivitas antarwilayah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. (deni) 

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama

Kunjungi Kami Juga Di


SELAMAT DATANG DI SEMOGA ANDA PUAS