GoAsianews.com
Kab.Solok (SUMBAR) – Pekerjaan Preservasi Ruas Jalan Lubuk Selasih–Surian (Kawasan Air Dingin) terus menunjukkan progres yang positif. Pelaksanaan proyek ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah melalui Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Wilayah Sumatera Barat dalam menjaga kemantapan infrastruktur jalan nasional agar tetap aman, andal, serta memberikan kenyamanan bagi masyarakat dan pengguna jalan.
Ruas Jalan Lubuk Selasih–Surian merupakan salah satu jalur strategis yang menghubungkan wilayah Kabupaten Solok - Solok Selatan dan kawasan sekitarnya.
Keberadaan jalan yang mantap sangat penting untuk mendukung kelancaran mobilitas masyarakat, distribusi barang dan jasa, pertanian, pariwisata, dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Kegiatan preservasi tersebut dilaksanakan oleh PPK 2.5 PJN II Balai Pelaksana Jalan Nasional Wilayah Sumatera Barat berdasarkan Nomor Kontrak: HK.02.01/KTR.10.PPK-2.5-PJN.II/XII.2025 dengan nilai kontrak sebesar Rp180.260.095.000,00.
Pekerjaan memiliki jangka waktu pelaksanaan selama 746 (tujuh ratus empat puluh enam) hari kalender dan dikerjakan oleh PT Rimbo Peraduan selaku kontraktor pelaksana. Sementara pengawasan pekerjaan dilakukan oleh KSO PT Perentjana Djaja – PT Adyastha Surya Perdana – PT Exxo Gamindo Perkasa sebagai konsultan supervisi.
Melalui kegiatan preservasi ini, pemerintah berharap kondisi jalan nasional di kawasan Air Dingin tetap terjaga sesuai standar pelayanan jalan. Selain meningkatkan kualitas infrastruktur, pekerjaan ini juga diharapkan mampu memperpanjang umur layanan jalan sehingga biaya pemeliharaan di masa mendatang dapat lebih efisien.
"Dengan terus berjalannya pekerjaan di lapangan, diharapkan seluruh tahapan konstruksi dapat diselesaikan sesuai jadwal, memenuhi spesifikasi teknis yang telah ditetapkan, serta mengedepankan aspek mutu, keselamatan kerja (K3), dan keselamatan pengguna jalan," ucap Kasatker PJN Wilayah II Sumbar, Masudi, yang dihubungi GoAsianews.com, Sabtu (25/7/2026).
Lebih lanjut, Kasatker PJN Wilayah II Sumbar, Masudi memaparkan, "preservasi jalan merupakan salah satu upaya berkelanjutan Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum melalui BPJN Sumatera Barat dalam memastikan jaringan jalan nasional tetap berfungsi optimal sebagai tulang punggung konektivitas antarwilayah, sekaligus mendukung aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat di Sumatera Barat," ulasnya.
Pemerintah bersama BPJN Sumatera Barat juga terus mendorong percepatan penyelesaian berbagai tahapan pendukung, agar pelaksanaan pekerjaan dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Dengan progres yang terus meningkat, kegiatan preservasi ini diharapkan menjadi solusi jangka panjang terhadap berbagai persoalan infrastruktur di kawasan Air Dingin, serta mewujudkan jalan nasional yang semakin mantap, handal, dan berkelanjutan.
Keluhan Masyarakat Mulai Terjawab
Harapan masyarakat yang selama bertahun-tahun mengeluhkan kondisi ekstrem ruas Jalan Nasional Lubuk Selasih–Surian di kawasan Air Dingin kini mulai terjawab. Melalui kegiatan preservasi yang dilaksanakan pemerintah, penanganan infrastruktur di jalur strategis tersebut terus menunjukkan kemajuan menuju kondisi jalan yang lebih mantap, aman, dan andal bagi seluruh pengguna jalan.
"Selama ini, ruas Air Dingin dikenal sebagai salah satu jalur dengan medan ekstrim di Sumatera Barat," ucap Ramon (39) salah seorang pengguna jalan, Jum'at (24/7).
"Kerusakan badan jalan, titik-titik longsor, penurunan badan jalan kerap menjadi keluhan. Kondisi tersebut tidak hanya mengganggu kelancaran mobilitas, tetapi juga berpotensi besar merusak armada (kendaraan), serta pemicu terjadinya risiko kecelakaan terutama saat musim hujan", ulasnya.
Sementara itu, Dion salah seorang tokoh pemuda setempat memaparkan, "keluhan tidak saja dirasakan oleh para pengendara lintas kabupaten kota, namun kami masyarakat setempat juga mengkuatirkan kondisi tersebut " terangnya.
"Dan kami sangat bersyukur, saat ini berbagai pekerjaan terlihat dilakukan secara bertahap, mulai dari peningkatan struktur jalan, pelebaran ruas, saluran, penanganan titik rawan longsor dan lainnya, dan kami sangat menyambut positif dilakukannya penanganan tersebut," ulas Dion.
Selain meningkatkan kenyamanan berkendara, keberadaan jalan yang mantap juga mampu memperlancar distribusi hasil pertanian, perdagangan, serta aktivitas ekonomi masyarakat yang bergantung pada akses Jalan Lubuk Selasih–Surian sebagai urat nadi penghubung antarwilayah tersebut. Mereka berharap seluruh pekerjaan dapat diselesaikan sesuai spesifikasi teknis dan target waktu, sehingga persoalan yang selama ini menjadi keluhan tidak lagi berulang.
(deni)



Posting Komentar