GoAsianews.com
Padang (SUMBAR) - Dalam momentum memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2026, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang menggelar kegiatan donasi buku sebagai wujud nyata komitmen dalam meningkatkan literasi masyarakat.
Kegiatan ini dilaksanakan pada 2 Mei 2026 dengan menyalurkan bantuan buku ke sejumlah Taman Baca Masyarakat (TBM) yang tersebar di berbagai kecamatan di Kota Padang.
Adapun penerima donasi buku tersebut meliputi Taman Baca Masyarakat Canti Karya di Kecamatan Koto Tangah, Pustaka Berlian Smart di Kecamatan Lubuk Kilangan, Naiya di Kecamatan Bungus Teluk Kabung, Permata Hari di Kecamatan Padang Utara, serta Gempita di Kecamatan Kuranji. Secara keseluruhan, jumlah buku yang disalurkan mencapai kurang lebih 590 eksemplar.
Bantuan ini diharapkan dapat memperkaya koleksi bahan bacaan di masing-masing TBM, sekaligus mendorong peningkatan minat baca masyarakat khususnya di kalangan generasi muda.
Selain itu, ketersediaan buku yang lebih beragam juga diharapkan mampu membuka akses yang lebih luas terhadap sumber belajar yang berkualitas.
Melalui kegiatan ini, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang menegaskan komitmennya dalam menumbuhkan budaya literasi di tengah masyarakat.
Momentum Hari Pendidikan Nasional dijadikan sebagai pengingat bahwa pendidikan merupakan tanggung jawab bersama, dan langkah sederhana seperti donasi buku dapat memberikan dampak besar bagi masa depan generasi penerus bangsa.
Selain Tumbuhkan Kecerdasan Secara Akademik, Perlombaan Juga Merangsang Nilai Moral dan Ketrampilan
Dan di momentum ini (Hari Pendidikan Nasional 2026), Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang telah sukses menggelar berbagai kegiatan lomba, sebagai upaya menumbuhkan semangat belajar, kreativitas, serta pembentukan karakter generasi muda.
Beragam perlombaan yang diselenggarakan mencerminkan komitmen dalam membangun generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki nilai-nilai moral, nasionalisme, dan keterampilan yang relevan dengan perkembangan zaman. Salah satu kegiatan yang menarik perhatian adalah Lomba Peserta Pesantren Ramadhan, yang bertujuan memperkuat nilai-nilai keagamaan serta membentuk akhlak mulia di kalangan peserta didik.
Selain itu, terdapat pula Lomba Pengucapan Undang-Undang Dasar 1945 yang diharapkan dapat menanamkan rasa cinta tanah air sekaligus meningkatkan pemahaman generasi muda terhadap dasar negara. Kegiatan ini menjadi sarana penting dalam membangun kesadaran berbangsa dan bernegara sejak dini.
Tidak hanya berfokus pada peserta didik, kegiatan ini juga melibatkan tenaga pendidik dan kependidikan melalui Lomba Master of Ceremony (MC). Lomba ini bertujuan untuk melatih kemampuan komunikasi, meningkatkan kepercayaan diri, serta mengasah keterampilan berbicara di depan umum yang profesional.
Sebagai bentuk adaptasi terhadap perkembangan teknologi dan media, Dinas Pendidikan juga menyelenggarakan Lomba Poster dan Video Kreatif.
Kegiatan ini menjadi wadah bagi peserta didik dan tenaga pendidik untuk menyalurkan ide, gagasan, serta kreativitas melalui media visual yang inovatif dan inspiratif.
Melalui rangkaian kegiatan ini, Pemerintah Kota menargetkan tercipta generasi muda yang cerdas, berkarakter, kreatif, serta memiliki semangat kebangsaan yang tinggi. Upaya ini sejalan dengan tujuan pendidikan nasional dalam membentuk insan yang berdaya saing dan berintegritas, serta mampu menghadapi tantangan masa depan.
(deni)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar