[Breaking News] Ditengah Ancaman Inflasi, Walimurid di Kota Padang Dihadapkan pada Iuran Dana Perpisahan yang Dinilai Mencekik - Go Asianews

Breaking


Kamis, 07 Mei 2026

[Breaking News] Ditengah Ancaman Inflasi, Walimurid di Kota Padang Dihadapkan pada Iuran Dana Perpisahan yang Dinilai Mencekik



GoAsianews.com
Padang (SUMBAR)
— Ditengah tekanan ekonomi dan ancaman inflasi yang terus membayangi, sejumlah walimurid di Kota Padang mengeluhkan besarnya wacana iuran dana perpisahan sekolah yang dinilai memberatkan. 

Kegelisahan itu mencuat setelah beredarnya informasi di grup WhatsApp pada salah satu SMP Negeri ternama di Kota Padang terkait tambahan biaya kegiatan perpisahan siswa kelas IX.

Pihak walimurid menilai anggaran kegiatan tersebut terlalu besar dan tidak relevan dengan kondisi ekonomi masyarakat saat ini. Mereka berharap pihak sekolah dan panitia dapat mempertimbangkan kembali konsep kegiatan agar tidak membebani orang tua siswa.

“Saat ini kondisi ekonomi sedang sulit. Harga kebutuhan rumah tangga terus naik, dampak krisis energi juga terasa. Harusnya kegiatan perpisahan cukup diadakan di lingkungan sekolah saja, selain lebih hemat juga lebih aman dan berkesan,” ujar salah seorang walimurid yang enggan disebutkan namanya.

Keresahan itu bermula dari pesan yang beredar dalam grup WhatsApp parenting kelas. Dalam pesan tersebut dijelaskan bahwa acara perpisahan siswa kelas IX akan digelar di sebuah auditorium dengan kebutuhan biaya yang cukup besar.

Berikut isi pesan yang beredar:
“Assalamualaikum.
Bapak dan Ibuk Pengurus parenting klas yang dirahmati oleh Allah.
Acara perpisahan siswa klas 9 kita adakan di Auditorium ***.
Mengenai pembiayaannya semula untuk klas 7 dan 8 menyumbang Rp3 juta per kelas, sedangkan klas 9 menyumbang Rp7 juta per kelas. Setelah dibuat RAB ternyata tidak cukup, 

maka dari itu sesuai hasil rapat, kalau tidak mencukupi tentu kita kembali pada rencana awal, untuk klas 7 dan 8 menyumbang Rp100 ribu per siswa sedangkan klas 9 Rp350 ribu.”

Informasi tersebut langsung memicu berbagai tanggapan dari walimurid dilingkungan tempat tinggal mereka, dan saling membandingkan dengan sekolah-sekolah lain.

Mereka menilai nominal iuran Rp350 ribu per siswa untuk kelas IX cukup memberatkan, terlebih di tengah kondisi ekonomi yang saat ini tidak stabil.


Walimurid : Nilai Edukatif Jauh Lebih Penting Dibanding Acara Seremonial

Para Walimurid tersebut berharap kegiatan perpisahan dibuat lebih sederhana tanpa mengurangi makna kebersamaan dan penghargaan bagi siswa yang akan menamatkan pendidikan di tingkat SMP.

Selain persoalan biaya, sejumlah walimurid juga menyoroti pentingnya menjaga semangat kesederhanaan di lingkungan pendidikan. Mereka berharap sekolah lebih mengedepankan nilai edukatif dibanding kemewahan acara seremonial.

 

Terkait fenomena keresahan Walimurid tersebut, sudah selayaknya ini menjadi perhatian khusus Walikota Padang Fadly Amran.

Hingga berita ini diturunkan, GoAsianews tengah berupaya meminta keterangan resmi dari pihak yang berkompeten terkait polemik iuran dana perpisahan tersebut.
(deni)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Selamat datang di www.goasianews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred:
-->