![]() |
| Kapolres Solok, AKBP. Agung Pranajaya, S.I.K., |
GoAsianews.com
Solok (SUMBAR) - Sambut musim libur mudik lebaran Idul Fitri 2026, Kepolisian Resor Solok membuka layanan penitipan kendaraan secara gratis bagi warga yang akan pulang kampung saat Lebaran 2026. Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya pengamanan yang disiapkan Polres Solok dalam menyambut musim libur di Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah ini.
Fasilitas penitipan kendaraan roda dua dan roda empat tersebut berlokasi di halaman Markas Komando (Mako) Polres Solok, dan tanpa dipungut biaya. Selain itu, Kepolisian Resor Solok mendirikan tiga pos pengamanan dalam Operasi Ketupat 2026 ini.
Kapolres Solok Agung Pranajaya mengatakan layanan tersebut disediakan sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat yang hendak meninggalkan rumah dalam waktu lama selama musim mudik. Dengan menitipkan kendaraan di area Polres, masyarakat diharapkan dapat merasa lebih tenang selama perjalanan pulang kampung.
“Ada tiga posko Lebaran yang kita siapkan nantinya. Bagi masyarakat yang hendak mudik dan tidak ingin meninggalkan kendaraan di rumah, silakan menitipkan kendaraan di Mako Polres Solok. Baik kendaraan roda dua maupun roda empat, semuanya gratis tanpa dipungut biaya,” ujar Kapolres, Kamis (12/3/2026) di Mako Polres Solok.
Ia menjelaskan bahwa program penitipan kendaraan tersebut sebenarnya telah diterapkan pada musim Lebaran tahun sebelumnya. Program ini menjadi langkah antisipatif untuk menekan potensi pencurian kendaraan bermotor yang kerap terjadi ketika banyak rumah ditinggalkan dalam keadaan kosong selama periode mudik.
Menurut Kapolres, rumah yang tidak berpenghuni dalam waktu cukup lama sering menjadi target pelaku kejahatan. Karena itu, kepolisian mengimbau masyarakat agar tidak meninggalkan kendaraan di halaman rumah selama mudik, terutama jika tidak ada anggota keluarga yang menjaga.
“Sekali lagi kami imbau masyarakat yang hendak mudik, jangan meninggalkan kendaraan di rumah. Silakan titipkan di Mako Polres Solok agar lebih aman dan masyarakat bisa mudik dengan tenang tanpa rasa khawatir,” jelasnya.
Walaupun pihak kepolisian tetap akan melakukan patroli rutin di kawasan permukiman selama musim mudik, Kapolres menegaskan bahwa patroli tersebut tidak bisa menjamin keamanan secara menyeluruh karena sifatnya hanya pengawasan berkala.
“Pelaku kejahatan sekarang semakin cerdik dan sering beraksi saat situasi lengah. Karena itu lebih baik kendaraan dititipkan di tempat yang aman,” tambahnya.
Selain menyediakan layanan penitipan kendaraan, Polres Solok juga mengingatkan masyarakat untuk memastikan kondisi rumah dalam keadaan aman sebelum berangkat mudik. Beberapa langkah yang disarankan antara lain memastikan pintu dan jendela terkunci dengan baik, mematikan kompor gas, serta mencabut aliran listrik yang tidak digunakan guna menghindari risiko kebakaran.
Dalam rangka Operasi Ketupat 2026, Polres Solok juga akan mendirikan tiga pos pelayanan mudik yang berlokasi di kawasan Alahan Panjang, Lubuk Lasih, dan Simpang Koramil. Pos-pos tersebut akan menjadi pusat pelayanan bagi pemudik yang melintas di wilayah Kabupaten Solok.
Setiap pos akan dijaga oleh sekitar 13 hingga 15 personel gabungan yang terdiri dari anggota Polri, TNI, Dinas Kesehatan, Satpol PP, serta Dinas Perhubungan. Kehadiran petugas dari berbagai instansi ini diharapkan mampu memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat, mulai dari pengaturan lalu lintas hingga penanganan kondisi darurat di jalan.
Selain itu, kepolisian juga menyiapkan sejumlah skema rekayasa lalu lintas untuk mengantisipasi peningkatan volume kendaraan yang diperkirakan terjadi menjelang malam takbiran.
“Kami memperkirakan arus kendaraan dari arah Padang menuju Solok maupun dari arah Kabupaten Solok Selatan akan meningkat. Karena itu pos pelayanan disiapkan untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas,” terangnya.
Melalui berbagai langkah tersebut, Polres Solok berharap masyarakat dapat menjalani perjalanan mudik dengan lebih aman dan nyaman. Dengan dukungan fasilitas penitipan kendaraan serta pengamanan arus lalu lintas, kepolisian berupaya memastikan tradisi pulang kampung tetap berlangsung lancar hingga para pemudik tiba di kampung halaman. (*)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar