Iran kibarkan “Bendera Merah" Sebagai Simbol Pembalasan Wafatnya Ayatollah Ali Khamenei - Go Asianews

Breaking


Minggu, 01 Maret 2026

Iran kibarkan “Bendera Merah" Sebagai Simbol Pembalasan Wafatnya Ayatollah Ali Khamenei



GoAsianews.com
Qom (IRAN) —
Iran resmi mengibarkan “Bendera Merah Balas Dendam” di atas kubah Masjid Jamkaran, Kota Qom, pada Minggu (1/3/2026), sebagai simbol dimulainya pembalasan atas wafatnya Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei.

Pengibaran bendera tersebut dilakukan oleh sejumlah petugas berseragam di tengah suasana duka dan penjagaan ketat aparat keamanan. Pemerintah Iran sebelumnya menetapkan masa berkabung nasional selama 40 hari menyusul serangan udara gabungan Amerika Serikat dan Israel di Teheran yang disebut-sebut menjadi pemicu eskalasi terbaru di kawasan.

Bendera merah dalam tradisi Syiah melambangkan darah yang belum terbalaskan dan seruan untuk menuntut keadilan. Langkah simbolis ini tergolong jarang terjadi dan dinilai sebagai pesan tegas kepada komunitas internasional bahwa Iran siap melanjutkan konfrontasi.

Sebelumnya, Garda Revolusi melaporkan telah meluncurkan gelombang serangan rudal dan drone yang menyasar sejumlah pangkalan militer AS di wilayah Teluk. Serangan tersebut diklaim sebagai respons awal atas agresi yang menewaskan sejumlah pejabat militer senior serta memperburuk ketegangan antara Teheran dan Washington.

Situasi keamanan di dalam negeri Iran kini berada pada status siaga tinggi. Ribuan warga terlihat memadati sejumlah titik di Qom dan Teheran untuk mengikuti doa bersama serta prosesi penghormatan terakhir bagi Ayatollah Ali Khamenei. Aparat keamanan memperketat akses menuju fasilitas-fasilitas vital dan pusat pemerintahan.

Di tingkat global, Dewan Keamanan PBB terbelah dalam menyikapi eskalasi yang terjadi. Sejumlah negara menyerukan de-eskalasi dan dialog diplomatik, sementara pihak lain menilai langkah militer yang diambil Amerika Serikat dan Israel sebagai bagian dari upaya menekan program dan kapabilitas militer Iran.

Ketegangan ini juga dipicu oleh ambisi Presiden Donald Trump dan PM Benjamin Netanyahu yang secara terbuka menyatakan komitmen untuk melumpuhkan kekuatan militer Iran. Pernyataan tersebut memicu kekhawatiran akan kemungkinan konflik regional yang lebih luas, dengan dampak terhadap stabilitas energi global dan keamanan internasional.

Pengibaran bendera merah di Masjid Jamkaran kini dipandang sebagai penanda fase baru dalam krisis yang berpotensi berkembang menjadi konfrontasi terbuka. (*)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Selamat datang di www.goasianews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred:
-->