GoAsianews.com
Padang (SUMBAR)
— Pemerintah Kota Padang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) mulai mendorong penataan jaringan utilitas perkotaan secara lebih terintegrasi. Salah satu fokus yang dibahas yakni penataan jaringan kabel melalui Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT) atau koridor utilitas bawah tanah.

Langkah tersebut dibahas dalam rapat awal koordinasi penataan dan pengembangan jaringan utilitas terpadu yang digelar di Ruang Rapat Dinas PUPR Kota Padang, Senin (5/10/2026).

Koordinasi ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Padang membangun sistem utilitas perkotaan yang lebih tertib, aman, efisien, serta berkelanjutan.

Penataan jaringan utilitas diarahkan tidak hanya untuk membenahi jaringan yang telah terpasang, tetapi juga menyinkronkannya dengan rencana pengembangan infrastruktur kota ke depan.

Salah satu skema yang didorong secara bertahap adalah pemanfaatan SJUT pada kawasan dan ruas jalan yang menjadi prioritas. Melalui koridor utilitas bawah tanah tersebut, berbagai jaringan kabel diharapkan dapat ditata dalam satu sistem yang lebih terintegrasi.

Langkah ini juga dinilai penting untuk mengurangi pekerjaan galian yang dilakukan berulang kali akibat pembangunan atau perbaikan jaringan utilitas yang tidak terkoordinasi.

Dalam rapat tersebut, Pemko Padang bersama perangkat daerah dan penyelenggara utilitas membahas kebutuhan sinkronisasi jaringan serta arah pengembangan utilitas ke depan.

Koordinasi lintas pihak diperlukan agar pembangunan maupun pemeliharaan jaringan utilitas tidak berjalan sendiri-sendiri. Dengan perencanaan yang terpadu, keberadaan jaringan utilitas diharapkan tidak menimbulkan tumpang tindih dan dapat mendukung kelancaran pembangunan infrastruktur perkotaan.

Selain aspek teknis, penataan jaringan melalui SJUT juga berkaitan dengan keamanan dan estetika kawasan. Jaringan kabel yang ditata secara lebih teratur diharapkan dapat menciptakan lingkungan perkotaan yang lebih rapi, nyaman, dan aman bagi masyarakat.

Pemerintah Kota Padang menargetkan penataan utilitas tersebut dapat dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kondisi jaringan eksisting, kebutuhan pelayanan masyarakat, serta rencana pengembangan kawasan.

Melalui koordinasi sejak tahap awal, penataan jaringan utilitas terpadu diharapkan menjadi bagian dari pembenahan infrastruktur Kota Padang menuju sistem perkotaan yang lebih modern, terintegrasi, dan berkelanjutan. (deni)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama

Kunjungi Kami Juga Di


SELAMAT DATANG DI SEMOGA ANDA PUAS