GoAsianews.com
Padang (SUMBAR) 
– Hujan deras yang mengguyur kawasan Lembah Anai pada Kamis (30/7) malam memicu terjadinya longsor di ruas Jalan Nasional Lembah Anai yang menghubungkan Kota Padang dengan Bukittinggi. Material batu dan tanah yang menutup badan jalan menyebabkan arus lalu lintas sempat terhenti.

Merespons kejadian tersebut, Tim PPK 1.1 PJN Wilayah I Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat di bawah komando Noer Arias Syamsu bergerak cepat dengan mengerahkan personel beserta alat berat ke lokasi longsor untuk melakukan penanganan darurat.

Proses pembersihan material longsor dilakukan tanpa henti sepanjang malam. Berkat upaya tersebut, pada Jumat (31/7) sekitar pukul 03.30 WIB, akses Jalan Nasional Lembah Anai berhasil dibuka kembali dan sudah dapat dilalui kendaraan dari kedua arah.

Langkah cepat tersebut menjadi bagian dari komitmen Kementerian Pekerjaan Umum dalam menjaga konektivitas jalan nasional, terutama pada jalur strategis yang menjadi urat nadi mobilitas masyarakat dan distribusi barang di Sumatera Barat.

Bagi Kementerian PU, setiap jam penanganan memiliki arti penting. Semakin cepat akses jalan dipulihkan, semakin cepat pula aktivitas masyarakat, distribusi logistik, hingga roda perekonomian dapat kembali berjalan normal.

Sementara itu, sesuai arahan Menteri Pekerjaan Umum , penanganan pascabencana tidak hanya difokuskan pada pembukaan akses jalan, tetapi juga mencakup upaya mitigasi untuk mengurangi potensi bencana susulan.

Langkah tersebut dilakukan melalui perbaikan tanggul yang mengalami kerusakan serta memastikan aliran sungai kembali lancar agar risiko longsor dan banjir dapat diminimalkan.

Kementerian PU menegaskan bahwa dalam setiap penanganan bencana, yang dipulihkan bukan hanya infrastruktur, tetapi juga keberlangsungan aktivitas dan kehidupan masyarakat yang bergantung pada akses transportasi tersebut. (deni)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama

Kunjungi Kami Juga Di


SELAMAT DATANG DI SEMOGA ANDA PUAS