GoAsianews.com
Padang (SUMBAR) - Malam ini, Kamis 19 Maret 2026, Kumandang Takbir perayaan Idul Fitri 1447 H telah bergemuruh disebagian wilayah Kota Padang Provinsi Sumatra Barat. Namun masalah penundaan pembayaran atas pekerjaan yang telah diselesaikan oleh pihak subkontraktor, terkait kegiatan di BWSS V Padang yang diwenangi oleh PT.Brantas Abipraya (Persero) selaku kontraktor utama pemegang kontrak belum menemui titik terang.
Sikap diam para pemangku kepentingan turut menjadi sorotan. Hingga saat ini, belum terlihat respons terbuka dari jajaran komisaris PT.Brantas Abipraya maupun pihak Balai Wilayah Sungai Sumatera V terkait keluhan yang disampaikan para subkontraktor.
Kondisi ini menimbulkan pertanyaan di kalangan pelaku usaha konstruksi, terutama mengenai komitmen pengawasan dan perlindungan terhadap pelaku usaha kecil yang berada di lapisan paling bawah dalam rantai proyek.
Para subkontraktor berharap para pemangku kebijakan tidak hanya menjadi penonton, tetapi segera mengambil langkah konkret untuk memastikan hak-hak pelaku usaha dipenuhi, terlebih dalam situasi menjelang Hari Raya Idulfitri yang sangat krusial bagi masyarakat.
Terkait tragedi ini, Ir.Erwin Isril, ST, MT, IPP., Ketua Gapeksindo (Gabungan Perusahaan Konstruksi Nasional Indonesia) Kota Padang - Mentawai yang menyayangkan kejadian tersebut tidak dapat bicara banyak.
"Sampai hati", cetus Ir.Erwin dengan suara serak menahan sesak dihati. Kamis (19/03/2026).
"Disela gemuruh Takbir ini, ada tangis yang melengking, dan suara lirih itu sangat jelas saya dengar saat ini", tegas Erwin.
"Perlindungan hak terhadap pelaku usaha kecil yang berada di lapisan paling bawah dalam rantai proyek telah ternodai, ini menjadi catatan khusus bagi kita semua,"
"Semua ini semestinya tidak terjadi, sebagai BUMN, sudah seharusnya PT.Brantas Abipraya mampu dan dapat mengatasi persoalan ini secara arif dan bijaksana," keluhnya.
Penjelasan pihak PT.Brantas Abipraya (Persero)
Terkait persoalan ini, pihak manajemen PT.Brantas Abipraya (Persero) tidak menampiknya. Rival selaku Pm PT.Brantas Abipraya untuk kegiatan di BWSS V Padang tersebut telah menjelaskan bahwa pembayaran akan dilanjutkan setelah cuti lebaran.
"Untuk saat ini, semua lokasi pekerjaan masih dalam progres pelaksanaan, yang masing-masing lokasi dengan progres pekerjaan yang bervariatif," sebut Rival, yang dihubungi GoAsianews, Selasa (17/03).
Lebih lanjut Rival memaparkan, "Untuk pembayaran sendiri dilakukan dengan beberapa kali penagihan, untuk pembayaran rata-rata untuk tagihan pertama sudah terbayarkan, untuk tagihan selanjutnya masih dalam proses verifikasi sesuai dengan kesepakatan awal pada saat dilakukannya klarifikasi dan negosiasi pekerjaan borong",
"Dan untuk dokumen yang sudah dijalankan, saat ini dikarenakan adanya cuti lebaran di kantor pusat, menyebabkan proses verifikasi sedikit terhambat, sehingga untuk proses pembayaran akan dilanjutkan setelah cuti lebaran", jelas Rival.
Terkait hal tersebut, para Subkon berharap pihak BWSS V Padang mampu menjadi penengah terhadap persoalan ini, namun Kepala BWSS V Padang, Naryo Widodo yang dihubungi GoAsianews, sejak Selasa (17/03), hingga saat ini masih slow respon.
(deni)
Berita Terkait:

Tidak ada komentar:
Posting Komentar