Era Digitalisasi, Tantangan Baru Pemuda Dalam Menjaga Kedaulatan NKRI - Go Asianews

Breaking

Wednesday, December 20, 2017

Era Digitalisasi, Tantangan Baru Pemuda Dalam Menjaga Kedaulatan NKRI

Sutan Hendy Alamsyah ketua LMR-RI Prov Sumbar,

Goasianews.com
Padang (SUMBAR)
- Melalui Keppres Nomor 28 Tahun 2006.Pemerintah telah menetapkan tanggal 19 Desember sebagai Hari Bela Negara, hal ini untuk mengenang peristiwa yang sangat bersejarah dalam perjalanan kedaulatan negara kesatuan Republik Indonesia.

Peristiwa bersejarah tanggal 19 Desember 1948, saat Belanda melancarkan Agresi Militer ke II dengan mengumumkan tidak adanya lagi Negara Indonesia. Ketika itu, Presiden RI Ir. Soekarno memberikan mandat penuh kepada Mr. Syafrudin Prawinegara untuk menjalankan pemerintahan dengan membentuk Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI), guna menjaga keutuhan Negara Republik Indonesia.

Dan Kota Bukitinggi Sumatera Barat ditunjuk sebagai Ibu Kota Negara Indonesia setelah Yogyakarta jatuh ke tangan Belanda.
Sutan Hendy Alamsyah ketua LMR-RI Prov Sumbar, bersama Agustinus L Kilikily, Ketum LMR-RI

"Hari ini selasa 19 Desember 2017 kita kembali memperingati Hari Bela Negara untuk mengenang peristiwa bersejarah tersebut, 69 Tahun sudah berlalu, sebagai generasi penerus bangsa, adakah catatan dalam diary kita.., apa yang telah kita perbuat untuk menghargai jasa para pejuang dalam mengisi kemerdekaan serta menjaga kedaulatan Negara yang kita cintai ini..?, sebagai wujud pengabdian dalam membela negara" tutur Sutan Hendy Alamsyah pada Goasianews.com di Padang (19/12)

Lebih lanjut, Sutan Hendy Alamsyah yang merupakan ketua Lembaga Misi Reclasseering Republik Indonesia (LMR-RI) Prov Sumbar ini menambahkan "Jika di korelasikan dengan sejarah bangsa, kita akan melihat begitu dominannya peranan pemuda dalam melakukan perubahan di negeri Indonesia yang besar  ini, Pemuda sangat berperan besar dalam pergerakan dan mempertahankan kemerdekaan".

"Kita sebagai generasi muda yang hidup di era ini, harus menjadi lokomotif dan estapet perjuangan para pendahulu kita, baik dalam hal ikut serta dalam mempertahankan kesatuan dan kedaulatan bangsa Indonesia, maupun dalam memajukannya menuju masa depan Indonesia yang mandiri dan berkeadilan, yang tetap terbingkai dalam satu keteguhan Bhineka Tunggal Ika dan pengakuan terhadap tanah air satu, bangsa satu dan bahasa satu, yaitu indonesia".

Putra asli Minang Kabau kelahiran Kota Bukittinggi ini menanbahkan "Di Era Digitalisasi ini, Perkembangan sosial media sangat mempengaruhi pola fikir dan perilaku masyarakat secara luas. Selain memiliki dampak positif, perkembangan teknologi digitalisasi yang tak terbendung ini juga membawa aura negative bagi anak bangsa. Hal ini menjadi tantangan nyata bagi generasi muda Indonesia dalam menjaga kesatuan dan kedaulatan bangsa yang utuh".

"Sosial media, kerab di jadikan sebagai wadah untuk menguber kebencian dan cacimaki, hal ini di jadikan senjata baru oleh oknum yang tidak bertanggung jawab dalam memecah ke Bhinekaan (keberagaman) suku di Indonesia, untuk itu jangan mudah terbawa arus oleh sumber-sumber informasi yang tidak bertanggung jawab, generasi muda Indonesia harus cerdas dalam mencerna dan menyikapi sebuah isu yang berkembang" ungkap Sutan.

"Selai itu, sosial media juga di jadikan lahan segar dalam menyerang mental generasi muda, seperti penyebaran pornografi, paham-paham radikalisme dan komunis, yang jelas-jelas bertentangan dengan Pancasila".

"Sekali lagi, kita generasi muda harus cerdas dan mampu untuk menetralisir sebuah permasalahan" jelas Sutan.

"Mari gunakan dan manfaatkan perkembangan teknologi informasi ini untuk hal yang positif, media sosial sangat efektif di jadikan wadah dalam menyampaikan, menyalurkan, mendorong serta mengembangkan sebuah inofasi - inofasi baru, bahkan media sosial juga dapat di jadikan sebagai wadah untuk berdiskusi, saling mengisi dan memberi masukan dalam memajukan sebuah karya. Untuk itu, ayo generasi bangsa.. mari ciptakan karya-karya dan inofasi baru, dan tularkan pada saudara-saudara kita para generasi muda lainya hingga ke penjuru negeri" harapnya.

Selamat Hari Bela Negara 2017, generasi muda harus mampu menjaga kedaulatan NKRI di Era Digitalisasi ini" ucap Sutan.  


#deni

No comments:

Post a Comment

Selamat datang di www.goasianews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred:
-->