GoAsianews.com
Jakarta
— Ketua DPR RI Puan Maharani menyampaikan keprihatinan mendalam atas bencana banjir bandang yang melanda sebagian daerah di Sumatera Barat, seperti Padang, Kab.Solok, Kab.Pessel dan lainnya. Ia meminta pemerintah mengoptimalkan penanganan darurat dengan menempatkan keselamatan warga sebagai prioritas utama.

Puan menegaskan, dalam situasi darurat bencana, kecepatan penanganan, ketepatan pertolongan, serta kepastian perlindungan bagi masyarakat terdampak menjadi hal yang sangat krusial.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada tim SAR gabungan dan para relawan yang telah berjuang mengevakuasi warga di tengah derasnya arus banjir. Menurutnya, upaya penyelamatan harus terus dilakukan secara maksimal untuk memastikan warga yang terdampak mendapatkan pertolongan secepat mungkin.

Selain mengutamakan proses evakuasi, Puan meminta pemerintah menyiapkan tempat pengungsian yang aman dan nyaman, serta dilengkapi fasilitas kesehatan dan kebutuhan dasar bagi para pengungsi.

Kebutuhan tersebut meliputi selimut, pakaian, makanan, dan berbagai perlengkapan lain yang diperlukan selama berada di pengungsian.

Ia juga menekankan pentingnya penyediaan fasilitas pengungsian yang ramah bagi kelompok rentan, seperti anak-anak, ibu hamil dan menyusui, lanjut usia (lansia), serta warga berkebutuhan khusus maupun masyarakat yang memiliki penyakit bawaan.

Menurut Puan, kelompok rentan harus mendapatkan perhatian khusus agar tetap memperoleh perlindungan, pelayanan kesehatan, dan kebutuhan dasar selama masa tanggap darurat.

Lebih lanjut, mantan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) itu mendorong pemerintah memberikan kepastian terkait perbaikan rumah warga yang mengalami kerusakan akibat banjir bandang.

Langkah tersebut dinilai penting agar masyarakat terdampak memiliki kepastian tempat tinggal yang layak selama proses pemulihan berlangsung.


Dorong Pemulihan Ekonomi dan Mitigasi Bencana

Puan juga mengingatkan bahwa penanganan bencana tidak boleh berhenti pada tahap evakuasi dan tanggap darurat. Pemerintah perlu menyiapkan program pemulihan jangka panjang yang menyentuh aspek sosial dan ekonomi masyarakat.

Pemulihan mata pencaharian dan aktivitas ekonomi warga menjadi bagian penting agar masyarakat dapat kembali menjalani kehidupan secara layak tanpa harus terpaksa kembali ke kawasan berisiko akibat tekanan ekonomi.

Di sisi lain, Puan menekankan perlunya langkah mitigasi bencana untuk mengurangi risiko kejadian serupa pada masa mendatang. Salah satunya melalui perbaikan tanggul sungai yang jebol serta pembenahan infrastruktur pengendali banjir di kawasan terdampak.

Upaya mitigasi tersebut perlu disertai evaluasi terhadap kondisi lingkungan dan kawasan rawan bencana, sehingga keselamatan masyarakat dapat lebih terjamin.

Puan menegaskan, DPR RI melalui komisi-komisi terkait akan terus mengawal proses penanganan darurat hingga pelaksanaan program pascabencana diselesaikan.

Pengawalan tersebut diharapkan dapat memastikan kebutuhan masyarakat terdampak terpenuhi, proses pemulihan berjalan dengan baik, serta warga dapat kembali bangkit setelah menghadapi bencana banjir bandang.

Bagi Puan, keselamatan warga harus menjadi landasan utama dalam setiap kebijakan penanganan bencana, mulai dari penyelamatan korban, pemenuhan kebutuhan pengungsi, perbaikan rumah, hingga pemulihan kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat. (rel/dn)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama

Kunjungi Kami Juga Di


SELAMAT DATANG DI SEMOGA ANDA PUAS