![]() |
| Peningkatan ruas Jalan Sungai Sungkai-Log Batu Sandi/Batas Dharmasraya. |
GoAsianews.com
Kab.Solok Selatan (SUMBAR) – Konektivitas antarkabupaten di Provinsi Sumatera Barat bakal semakin lancar seiring progres positif pengerjaan proyek Peningkatan Jalan Sungai Sungkai–Log Batu Sandi/Batas Dharmasraya. Saat ini realisasi fisik pembangunan infrastruktur tersebut dilaporkan telah rampung.
Proyek peningkatan jalan sepanjang 7 kilometer ini dibiayai melalui skema Program Inpres Jalan Daerah (IJD) dengan nilai kontrak sebesar Rp65,17 miliar. Pelaksanaan pembangunan berada di bawah koordinasi Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat melalui Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah II Provinsi Sumatera Barat.
Kepala Satker PJN Wilayah II Provinsi Sumatera Barat, Masudi, ST., MT., mengatakan ruas jalan tersebut memiliki peran strategis dalam mendukung mobilitas masyarakat sekaligus memperkuat jaringan logistik regional.
“Ruas jalan sepanjang 7 kilometer ini merupakan bagian dari Program Inpres Jalan Daerah (IJD) yang berfungsi sebagai penghubung wilayah Solok Selatan dan Kerinci menuju Jalan Lintas Tengah Sumatera, serta dipersiapkan untuk mendukung rencana Feeder Tol Dharmasraya–Rengat,” ujar Masudi.
Menurut data teknis di lapangan, proyek yang dimulai sejak penandatanganan kontrak pada 12 Desember 2025 itu menunjukkan deviasi progres yang positif. Sejumlah pekerjaan utama bahkan telah rampung 100 persen, meliputi penghamparan dan pemadatan agregat Kelas A, pelaksanaan lapisan Asphalt Concrete-Wearing Course (AC-WC), pembangunan drainase pasangan batu mortar, serta pembangunan struktur box culvert atau gorong-gorong kotak beton.
Saat ini, kontraktor pelaksana PT Arafah Alam Sejahtera bersama konsultan supervisi PT Eskapindo Matra KSO, PT Jasa Mitra Manunggal, dan PT Indec Internusa tengah finishing pada ruas jalan tersebut.
Peningkatan kapasitas ruas jalan ini diharapkan mampu memberikan dampak berantai terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat. Selain memperkuat konektivitas antarkabupaten, jalur tersebut juga menjadi akses utama menuju kawasan perkebunan yang selama ini menjadi tumpuan aktivitas ekonomi warga.
Dengan kondisi jalan yang semakin baik, distribusi hasil pertanian dan perkebunan masyarakat diperkirakan akan menjadi lebih cepat, aman, dan efisien. Kehadiran infrastruktur yang memadai juga diyakini dapat menekan biaya logistik serta meningkatkan daya saing produk daerah.
Warga Sambut Positif Terealisasinya Pembangunan
Masyarakat menyambut baik terealisasinya pembangunan infrastruktur jalan baru yang selama ini dinantikan. Kehadiran jalan tersebut dinilai mampu meningkatkan konektivitas antarwilayah sekaligus memperlancar aktivitas ekonomi dan mobilitas warga sehari-hari.
Sejumlah warga mengaku bersyukur karena akses yang sebelumnya sulit dilalui kini menjadi lebih mudah dan nyaman. Jalan baru tersebut juga diharapkan dapat mempercepat distribusi hasil pertanian, mempermudah akses pendidikan, serta mendukung pelayanan kesehatan bagi masyarakat sekitar.
Salah seorang warga Solok Selatan, Johan (48), mengatakan bahwa pembangunan jalan tersebut merupakan harapan yang telah lama diimpikan masyarakat. Menurutnya, kondisi jalan sebelumnya sering menyulitkan pengguna, terutama saat musim hujan.
"Kami sangat senang karena akhirnya jalan ini bisa dibangun. Dulu perjalanan ke pusat kecamatan memakan waktu lebih lama karena kondisi jalan yang rusak. Sekarang akses menjadi lebih lancar," ujarnya.
Senada dengan itu, Nurhayati (38) menilai pembangunan jalan baru akan memberikan dampak positif terhadap perekonomian warga. Ia berharap pemerintah terus memperhatikan kebutuhan infrastruktur lainnya yang masih diperlukan masyarakat.
"Kami merasakan manfaatnya secara langsung. Selain memudahkan transportasi, para pedagang dan petani juga lebih mudah mengangkut hasil usaha mereka," katanya.
Berbagai daerah di Indonesia menunjukkan respons serupa ketika pembangunan jalan yang telah lama dinantikan akhirnya terealisasi. Warga umumnya menyatakan rasa syukur karena akses transportasi menjadi lebih baik dan aktivitas ekonomi semakin terbantu.
Tokoh masyarakat setempat juga mengapresiasi upaya pemerintah dalam merealisasikan pembangunan tersebut. Menurutnya, keberadaan infrastruktur yang memadai merupakan faktor penting dalam mendorong pertumbuhan wilayah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
(deni)



Posting Komentar