GoAsianews.com
JAKARTA - Wali Kota Padang Fadly Amran menjadi salah satu pembicara dalam gelaran IdeaFest 2026 yang berlangsung di Jakarta International Convention Center (JICC), Sabtu (5/9/2026).
Dalam forum yang mengangkat tema “Can Indonesian Food Become a Global Cuisine?” tersebut, Fadly Amran menyampaikan pandangannya mengenai potensi besar kuliner dan gastronomi Indonesia untuk berkembang menjadi kekuatan budaya sekaligus identitas bangsa di tingkat global.
Menurut Fadly, Indonesia memiliki kekayaan kuliner yang sangat beragam, mulai dari cita rasa, bahan pangan, teknik pengolahan, hingga tradisi dan filosofi yang melekat di dalamnya. Kekayaan tersebut dinilai memiliki potensi besar untuk diperkenalkan lebih luas ke masyarakat dunia.
Namun, upaya membawa kuliner Indonesia ke panggung internasional, menurutnya, harus tetap berpijak pada identitas dan nilai autentik yang menjadi karakter masing-masing daerah.
“Keragaman kekayaan kuliner dan gastronomi Indonesia sudah semestinya menjadi kekuatan Indonesia di panggung global, tanpa harus kehilangan identitas dan nilai autentiknya,” ujar Fadly Amran dalam forum tersebut.
Di hadapan ratusan audiens IdeaFest 2026, Fadly juga mengungkapkan pengalaman Kota Padang dalam menjadikan kuliner sebagai salah satu kekuatan yang mampu memperkenalkan identitas daerah hingga ke mancanegara.
Ia mencontohkan kuliner khas Padang yang selama ini telah dikenal luas, bahkan berkembang di berbagai negara. Menurutnya, perjalanan tersebut menunjukkan bahwa kekuatan kuliner tidak hanya berbicara mengenai makanan, tetapi juga tentang budaya, sejarah, kreativitas, ekonomi, serta identitas sebuah daerah.
“Kota Padang sudah menunjukkan bahwa kekuatan culinary telah membawa nama Kota Padang hingga ke panggung global,” katanya.
Fadly menilai, kekayaan gastronomi Indonesia perlu dikembangkan secara berkelanjutan dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk pemerintah, pelaku usaha, komunitas kreatif, pelaku UMKM, akademisi, hingga generasi muda.
Kolaborasi tersebut penting agar kuliner Indonesia tidak hanya dikenal sebagai produk makanan, tetapi juga memiliki narasi dan nilai budaya yang kuat ketika diperkenalkan ke pasar internasional.
Dalam konteks tersebut, pemerintah daerah memiliki peran untuk menciptakan ekosistem yang mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif dan industri kuliner, sekaligus menjaga warisan budaya yang terkandung di dalamnya.
Keikutsertaan Fadly Amran dalam IdeaFest 2026 sekaligus menjadi ruang bagi Kota Padang untuk memperkenalkan potensi gastronomi daerah kepada audiens yang lebih luas. Kuliner khas Minangkabau yang telah memiliki daya kenal global dinilai dapat menjadi salah satu pintu masuk untuk memperkuat posisi Padang dan Indonesia dalam peta gastronomi dunia.
Bagi Fadly, tantangan ke depan bukan sekadar bagaimana membuat makanan Indonesia dikenal dunia, tetapi bagaimana memastikan ketika kuliner tersebut mendunia, identitas, cerita, nilai budaya, dan keaslian yang menyertainya tetap terjaga. (deni)



Posting Komentar