GoAsianews.com
Kab.Solok (SUMBAR)
– Kementerian Pekerjaan Umum melalui PPK-2.5 PJN Wilayah II Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat terus menggenjot pelaksanaan kegiatan preservasi pada Ruas Jalan Lubuk Selasih–Surian di kawasan Aia Dingin. Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan kemantapan jalan nasional, keselamatan perjalanan, serta kenyamanan masyarakat pengguna jalan.

Kegiatan penanganan dilakukan pada ruas jalan sepanjang 62,83 kilometer, mulai dari KM 34+500 hingga KM 97+330, dengan total panjang penanganan efektif mencapai 21,6 kilometer.



Sejumlah pekerjaan utama yang tengah dilaksanakan meliputi rekonstruksi jalan sepanjang 17,40 kilometer, rehabilitasi mayor sepanjang 1,10 kilometer, dan rehabilitasi minor sepanjang 3,10 kilometer. Selain itu, BPJN Sumatera Barat juga melakukan penanganan titik-titik longsoran sepanjang 275 meter guna meningkatkan aspek keselamatan pengguna jalan, terutama pada kawasan yang rawan bencana.

Tidak hanya fokus pada peningkatan kualitas perkerasan jalan, kegiatan preservasi ini juga mencakup pekerjaan pemeliharaan rutin kondisi jalan sepanjang 97,56 kilometer serta rutin jalan sepanjang 8,20 kilometer. Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga kondisi jalan tetap optimal dan dapat melayani arus lalu lintas secara berkelanjutan.

Di sektor jembatan, penanganan dilakukan melalui rehabilitasi jembatan sepanjang 99,80 meter, pekerjaan berkala jembatan sepanjang 148,10 meter, serta pemeliharaan rutin jembatan sepanjang 470,10 meter.

BPJN Sumatera Barat berharap pelaksanaan preservasi Ruas Jalan Lubuk Selasih–Surian ini dapat meningkatkan kualitas layanan infrastruktur jalan nasional, memperlancar mobilitas masyarakat dan distribusi logistik, serta mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya pada jalur strategis kawasan Aia Dingin yang menjadi penghubung penting di Sumatera Barat.
 

Sebagaimana diketahui, kegiatan preservasi tersebut dilaksanakan dengan skema Multi Years Contract (MYC). Dan pekerjaan konstruksi dipercayakan kepada PT Rimbo Peraduan sebagai kontraktor pelaksana, sementara pengawasan dilakukan oleh konsorsium PT Perentjana Djaja – PT Adyastha Surya Perdana – PT Exxo Gamindo Perkasa KSO.

Berdasarkan pantauan di lapangan pada Selasa (16/6/2026), progres pekerjaan preservasi terus menunjukkan perkembangan positif.  

Terpisah, masyarakat di sejumlah titik pada ruas yang ditangani berharap dengan progres yang terus berjalan, proyek preservasi ini diharapkan dapat selesai sesuai target dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta pengguna jalan yang melintasi koridor strategis Lubuk Selasih–Surian. Dan selama pelaksanaan pekerjaan, aspek keselamatan pengguna jalan tetap menjadi perhatian utama. 

Pemasangan rambu-rambu proyek, pengaturan lalu lintas, serta pengawasan kualitas pekerjaan dinilai perlu dilakukan secara optimal agar manfaat pembangunan dapat dirasakan dalam jangka panjang. 
(deni)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama

Kunjungi Kami Juga Di


SELAMAT DATANG DI SEMOGA ANDA PUAS