GoAsianews.com
Padang (SUMBAR)
– Hujan yang mengguyur Kota Padang dan sejumlah daerah hulu pada Minggu (21/6/2026) membawa material sampah dalam jumlah cukup besar ke aliran Sungai Batang Arau. Sampah-sampah tersebut terbawa arus hingga mengambang di kawasan muara sungai dan berpotensi mengganggu kebersihan lingkungan serta keindahan kawasan wisata Kota Tua Batang Arau.

Kondisi tersebut langsung mendapat perhatian dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Padang. Melalui Tim Oranye, DLH bergerak cepat melakukan aksi pembersihan di kawasan muara Batang Arau. Terpantau Selasa (23/6/2026), dengan menggunakan perahu, para petugas menyisir aliran sungai untuk mengangkat berbagai jenis sampah yang tersangkut maupun mengambang di permukaan air.

Berbagai material yang terbawa dari daerah hulu, seperti sampah plastik, ranting kayu, dan limbah rumah tangga lainnya, berhasil dikumpulkan oleh petugas. Kegiatan ini dilakukan untuk mencegah penumpukan sampah yang dapat mencemari lingkungan, menghambat aliran air, serta mengurangi nilai estetika kawasan yang menjadi salah satu ikon wisata Kota Padang.

Petugas tampak bekerja secara gotong royong dari atas perahu, mengumpulkan sampah ke dalam wadah yang telah disiapkan sebelum kemudian dibawa ke daratan untuk ditangani lebih lanjut. Aksi tersebut menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Pemerintah Kota Padang dalam menjaga kebersihan sungai dan kawasan pesisir.

Langkah cepat Tim Oranye mendapat apresiasi dari masyarakat nelayan yang beraktivitas di kawasan muara Batang Arau. Salah seorang nelayan, Tamrin, menyebut keberadaan sampah yang menumpuk tidak hanya mengganggu pemandangan, tetapi juga berdampak pada aktivitas nelayan.

“Selain tidak sedap dipandang mata, tumpukan material sampah ini cukup mengganggu mobilitas perahu nelayan,” ujar Tamrin.

Ia bersama sejumlah nelayan lainnya juga berharap pemerintah segera melakukan pengerukan sedimen yang saat ini dinilai semakin tinggi di kawasan muara.

“Sedimen di muara Batang Arau ini sudah tinggi. Saat pasang surut, perahu nelayan tidak bisa beroperasi atau melaut karena terjebak di dalam sedimen. Oleh karena itu, kami meminta kepada pihak pemerintah untuk segera melakukan pengerukan,” tambahnya.


Sementara itu, Pemerintah Kota Padang terus berupaya mewujudkan Batang Arau sebagai sungai yang bersih, sehat, dan memiliki nilai wisata yang tinggi. Untuk mendukung tujuan tersebut, partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan sungai dengan tidak membuang sampah sembarangan dinilai menjadi faktor penting agar kawasan Batang Arau tetap terjaga dan nyaman bagi masyarakat maupun wisatawan.
(deni)

Terlihat tumpukan sedimen di muara sungai Batang Arau yang terus meningkat.

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama

Kunjungi Kami Juga Di


SELAMAT DATANG DI SEMOGA ANDA PUAS